Oleh Rahmawati
•
26 February 2025
Mau kuliah di bidang IT, tapi masih galau pilih Teknik Informatika atau Sistem Informasi? Dua jurusan ini memang sering bikin bingung. Keduanya sama-sama tentang komputer, tapi fokusnya beda jauh.
Padahal, kalau salah pilih, kuliah bisa terasa nggak nyaman, lho. Lebih parah lagi, karier yang diimpikan bisa meleset jauh dari ekspektasi.
Nah, biar nggak salah langkah, kamu harus tahu perbedaan Teknik Informatika dan Sistem Informasi sejak awal, ya. Dengan begitu, kamu bisa memilih jurusan yang benar-benar sesuai dengan minat dan tujuanmu.
Biar nggak makin pusing, artikel ini bakal bahas semua perbedaan dari kedua jurusan tersebut. Mulai dari fokus kuliah, mata kuliah, gelar, sampai peluang kariernya. Yuk, cari tahu jurusan mana yang paling cocok buat kamu!
Teknik Informatika adalah bidang ilmu yang fokus utamanya di pengembangan perangkat lunak, sistem komputer, dan teknologi kecerdasan buatan. Program studi satu ini penting karena menjadi dasar dalam menciptakan solusi IT yang efisien, mulai dari aplikasi hingga keamanan siber.
Sementara itu, Sistem Informasi adalah bidang ilmu yang memadukan teknologi dengan manajemen bisnis untuk mengelola data dan sistem dalam suatu organisasi. Jurusan ini dibutuhkan agar perusahaan bisa mengambil keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.
Di jurusan Teknik Informatika, biasanya kamu bakal banyak ketemu dengan coding, algoritma, software, dan sistem komputer. Fokusnya pun lebih ke cara bikin, mengembangkan, dan mengoptimalkan teknologi, mulai dari aplikasi, kecerdasan buatan, sampai keamanan siber.
Nah, kalau jurusan Sistem Informasi lebih banyak membahas bagaimana teknologi bisa membantu bisnis dan organisasi. Mahasiswa di sini belajar menganalisis data, mengelola sistem informasi, dan membuat strategi teknologi yang mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Jadi, kalau Teknik Informatika lebih teknis dan deep ke pemrograman, maka Sistem Informasi lebih ke penerapan teknologi dalam dunia bisnis. Dari sini aja udah kelihatan, kan, kalau dua jurusan ini punya arah yang beda?
Baca Juga: Ini Dia Daftar Mata Kuliah Jurusan Sistem Informasi Serta Penjelasannya
Sumber: Freepik
Perbedaan Teknik Informatika dan Sistem Informasi juga bisa terlihat dari kurikulumnya. Yap, Teknik Informatika dan Sistem Informasi punya materi yang berbeda. Berikut daftar mata kuliah yang akan kamu temui di masing-masing jurusan.
Mata Kuliah Teknik Informatika
Di jurusan Teknik Informatika, kamu bakal belajar lebih dalam tentang pemrograman, pengembangan perangkat lunak, dan cara kerja sistem komputer. Jadi mata kuliahnya lebih teknis dan banyak praktik coding.
Berikut mata kuliah yang biasanya ada di Teknik Informatika:
Di jurusan Sistem Informasi, kamu bakal belajar bagaimana teknologi bisa digunakan untuk manajemen bisnis dan pengolahan data. Mata kuliahnya lebih banyak membahas strategi penerapan teknologi dalam organisasi.
Berikut mata kuliah yang biasanya ada di Sistem Informasi:
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Jurusan Sistem Informasi dan Prospek Kerjanya
Lulusan Teknik Informatika biasanya mendapat gelar S.TI. (Sarjana Teknik Informatika) atau S.Kom. (Sarjana Komputer). Gelar ini menunjukkan bahwa kamu punya keahlian di bidang pemrograman, sistem komputer, dan pengembangan teknologi.
Sementara itu, gelar lulusan Sistem Informasi juga bisa beda-beda. Kalau di Universitas Cakrawala, misalnya, gelarnya S.Kom. (Sarjana Komputer), tapi ada juga kampus yang memberikan gelar S.SI (Sarjana Sistem Informasi) atau bahkan S.T (Sarjana Teknik).
Jadi, beda Sistem Informasi dan Teknik Informatika nggak cuma dari materi kuliah dan fokus belajarnya aja, tapi juga dari gelar yang bakal kamu dapat setelah lulus. Makanya, sebelum daftar kuliah, cek dulu gelar yang ditawarkan universitas biar sesuai sama rencana kariermu, ya!
Sumber: Freepik
Meskipun ada perbedaan antara Teknik Informatika dan Sistem Informasi, lulusan dari kedua jurusan ini tetap punya peluang kerja yang sama-sama menjanjikan, kok.
Apalagi, di era digital saat ini, permintaan tenaga profesional di bidang teknologi malah kian meningkat. Bahkan, menurut data dari Menko Perekonomian, Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 9 juta pekerja IT terampil hingga tahun 2030 mendatang. Menarik, kan?
Peluang Kerja Lulusan Teknik Informatika
Sebagai lulusan Teknik Informatika, kamu bakal dibekali sama skill teknis yang mendalam, seperti coding sampai keamanan siber. Nah, berikut beberapa profesi yang bisa kamu tekuni setelah jadi lulusan Teknik Informatika!
Kalau kamu suka ngulik website dan pengen bikin situs yang menarik serta gampang dipakai, profesi Web Programmer bisa jadi pilihan!
Web Programmer adalah orang yang bertanggung jawab buat bikin dan mengelola website biar berfungsi dengan baik serta nyaman dipakai. Mereka bisa kerja di perusahaan IT, startup, atau bahkan jadi freelancer.
Tapi, jadi Web Programmer nggak cuma sekadar bikin website, lho! Kamu juga bakal ngerjain banyak hal penting lainnya, meliputi:
Menulis kode biar website berfungsi dengan baik
Soal gaji? Rata-rata Web Programmer di Indonesia bisa dapat sekitar Rp 5.000.000 – Rp 7.250.000 per bulan.
Full Stack Developer adalah orang yang jago bikin website atau aplikasi dari nol, mulai dari tampilan website yang dilihat pengguna sampai sistem di belakang layarnya. Karena keahliannya banyak, pekerjaan ini lumayan dicari perusahaan besar dan startup.
Selain itu, karena cakupan kerjanya juga luas banget, Full Stack Developer bakal ngerjain banyak hal, seperti berikut:
Merancang struktur aplikasi supaya mudah dikembangkan
Pekerjaan ini bakal cocok buat kamu yang suka tantangan, nih! Soal gaji, rata-rata gaji Full Stack Developer di Indonesia sekitar Rp 9.194.177 per bulan. Lumayan banget, kan?
3. Cybersecurity Specialist
Selanjutnya, kamu juga bisa mempertimbangkan posisi Cybersecurity Specialist. Sesuai namanya, Cybersecurity Specialist adalah orang yang menjaga keamanan sistem komputer dan data perusahaan dari serangan IT.
Di era digital, ancaman siber memang makin meningkat, dan perusahaan butuh orang yang bisa melindungi sistem mereka dari serangan hacker. Adapun kalau bekerja sebagai Cybersecurity Specialist, kamu juga punya tugas-tugas lain seperti berikut:
Mengecek celah keamanan dalam sistem supaya nggak gampang diretas
Nah, karena perannya cukup penting, gaji Cybersecurity Specialist juga cukup menggiurkan, yakni rata-rata gajinya bisa Rp 9.961.040 per bulan.
Buat lulusan Sistem Informasi, tenang aja! Setelah lulus, ada beberapa pekerjaan menarik yang bisa kamu tekuni dengan gaji yang menjanjikan. Apa saja, sih? Berikut di antaranya.
Pernah pakai aplikasi atau website tapi tiba-tiba lemot atau error? Bikin kesel, kan? Nah, di dalam perusahaan, ada orang yang tugasnya memastikan biar hal kayak gitu nggak kejadian, yaitu System Engineer.
System Engineer adalah orang yang bertanggung jawab buat mengatur, merancang, dan memastikan semua sistem IT di perusahaan berjalan lancar. Mereka bekerja dengan server, software, dan perangkat lain supaya semua bagian bisa terhubung dan bekerja dengan baik.
Kalau bekerja sebagai System Engineer, tugas-tugas yang bakal kamu selesaikan adalah sebagai berikut ini:
Soal gaji, rata-rata System Engineer di Indonesia bisa dapat mulai dari 2 digit lho, yakni sekitar Rp 10.291.667 per bulan.
Nah, kalau kamu lebih suka di sisi bisnisnya, profesi Business Systems Analyst ini bisa jadi pilihan!
Business Systems Analyst adalah orang yang menjembatani antara tim IT dan tim bisnis. Mereka memastikan kalau teknologi yang dipakai perusahaan itu bakal benar-benar membantu operasional bisnis jadi lebih efisien.
Tapi, nggak cuma itu, kamu mungkin juga punya tanggung jawab seperti berikut:
Karena posisinya termasuk penting dalam perusahaan, gaji Business Systems Analyst di Indonesia lumayan menjanjikan, yaitu sekitar Rp 6.000.000 sampai Rp 9.000.000 per bulan, tergantung pengalaman.
Selanjutnya, kamu bisa mempertimbangkan untuk bekerja sebagai Network Administrator.
Network Administrator adalah orang yang fokus mengelola, memelihara, dan mengamankan jaringan komputer perusahaan. Tugasnya lebih spesifik dibanding System Engineer, karena mereka lebih banyak bekerja di bagian koneksi jaringan dan keamanannya.
Selain itu, Network Administrator juga punya tanggung jawab untuk menangani hal-hal berikut ini:
Menginstal dan mengonfigurasi jaringan komputer sesuai kebutuhan perusahaan
Kalau soal gaji, gaji rata-rata untuk Network Administrator di Indonesia bisa berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 6.158.333 per bulan.
Baca Juga: Teknologi Digital : Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Setelah tahu perbedaan dari kedua jurusan yang hampir mirip ini, kamu mungkin mulai kepikiran, "Kalau gitu, mana yang lebih susah, ya? Teknik Informatika atau Sistem Informasi?"
Sebenarnya, Teknik Informatika (TI) dan Sistem Informasi (SI) itu sama-sama nggak susah kok. Semuanya tergantung minat, kemampuan, dan pengalaman masing-masing.
TI bakal lebih mudah buat yang suka belajar hal-hal teknis, seperti coding dan matematika yang cukup banyak. Sedangkan, SI bisa jadi lebih mudah buat yang tertarik sama cara kerja bisnis dan gimana IT dipakai buat mengelolanya, bukan cuma soal pemrograman aja.
So, mana yang lebih susah? Jawabannya nggak bisa dipatok satu jurusan aja, karena setiap orang punya preferensi dan tantangan masing-masing. Jadi, semuanya balik lagi ke minat dan cara belajarmu, ya!
Well, mana yang lebih cocok dan lebih baik antara Teknik Informatika atau Sistem Informasi, itu juga sebenarnya tergantung pada minat dan tujuan karier yang ingin kamu capai di masa depan, ya.
Kalau kamu lebih suka ngulik kode, bikin aplikasi, dan memahami teknologi secara teknis, Teknik Informatika bisa jadi pilihan terbaik.
Tapi kalau lebih tertarik sama gimana teknologi atau IT bisa membantu bisnis berkembang, mengelola sistem, dan berinteraksi dengan banyak orang, Sistem Informasi jelas bakal lebih cocok buatmu.
Yang penting, pilih jurusan yang benar-benar sesuai dengan passion dan rencana karier jangka panjangmu, ya!
Nah, itulah serba-serbi dari perbedaan teknologi informatika dan sistem informasi. Jadi, kalau Sistem Informasi lebih fokus ke bisnis dan teknologi, Teknologi Informatika lebih ke pengembangan software dan pemrograman.
Kalau kamu tertarik berkarier di bidang ini, Program Studi Sistem Informasi dan Teknologi di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan terbaik!
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung dari dosen praktisi yang berpengalaman di industri teknologi. Ilmu yang diajarkan lebih aplikatif dan sesuai dengan tren industri saat ini.
Sistem pembelajarannya juga lebih terarah dengan konsep 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik, di mana kamu bakal mendapatkan kesempatan buat magang atau terlibat langsung dalam proyek perusahaan sebelum lulus.
Nggak perlu khawatir soal masa depan, karena ada program penyaluran kerja ke 840+ perusahaan mitra. Jadi, peluang buat dapat kerja setelah lulus lebih besar!
So, tunggu apalagi? Daftar atau konsultasi gratis terkait jurusannya di sini, ya!
Referensi
Berita Terkait
Simak di Sini Apa Saja Mata Kuliah Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
01 November 2023
Mengenal Lebih Dekat Jurusan Sistem Informasi dan Prospek Kerjanya
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan: Definisi, Jadwal, Biaya, dan Jurusan
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Bisnis Digital : Definisi, Konsep, Contoh, dan Peluangnya
Rahmawati
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan di Jakarta - Cakrawala University
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
Ini Perbedaan Institut, Universitas, Sekolah Tinggi dan Politeknik Agar Tidak Tertukar
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
10 Prospek Karier Ilmu Komputer, Gajinya Menjanjikan
Universitas Cakrawala
•
05 March 2025
Jurusan Manajemen Keuangan: Mata Kuliah, Prospek Kerja, Gaji
Universitas Cakrawala
•
12 March 2025
10 Prospek Kerja Jurusan Sains Data dengan Gaji Tinggi!
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Hard Skill dan Soft Skill : Perbedaan, Contoh dan Tips Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Brainstorming : Pengertian, Tujuan, Contoh serta Cara Melakukannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
10 Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Daftar Mata Kuliah S1 Sistem Informasi Universitas Cakrawala? Cek Disini!
Rahmawati
•
27 February 2025
Teknologi Digital : Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Blended Learning : Pengertian, Manfaat dan Tahapannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Apa Itu Marketing Analysis, Tugas hingga Jenjang Karirnya dan Gajinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Digital Literacy : Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Transformasi Digital, Fungsi dan Contoh Penerapannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Analis Keuangan, Tugas, Gaji dan Skill yang Harus Dimiliki
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Apa Itu Manajemen Keuangan, Prinsip dan Fungsinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
10 Prospek Kerja Manajemen Keuangan dengan Gaji Menjanjikan!
Rahmawati
•
17 November 2023
Apa Itu Digital Marketing? Ini Definisi, Manfaat, hingga Toolsnya
Alifia Kamila
•
14 November 2023
Digital Marketer : Tugas, Prospek Kerja, Jenjang Karir, dan Gaji
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Auditor Adalah: Pengertian, Kode Etik, Jenis-jenis dan Tugasnya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Wajib Tahu, Ini Dia Manfaat Teknologi Informasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023