Oleh Universitas Cakrawala
•
02 January 2025
Dalam dunia big data, dua teknologi yang sering dibahas adalah Apache Spark dan Hadoop MapReduce. Kedua sistem ini dirancang untuk mengelola dan memproses data dalam skala besar, namun keduanya memiliki arsitektur yang berbeda yang mempengaruhi kecepatan dan efisiensinya.
Bagi banyak perusahaan yang mengelola data dalam jumlah masif, memahami perbedaan antara Spark dan Hadoop MapReduce adalah langkah penting untuk memilih alat yang tepat sesuai kebutuhan mereka.
Hadoop MapReduce, meskipun sudah terbukti efektif untuk pemrosesan data batch, memiliki kelemahan dalam hal kecepatan dan efisiensi, terutama pada pemrosesan yang memerlukan banyak tahapan.
Di sisi lain, Apache Spark hadir dengan berbagai keunggulan yang menjadikannya lebih cepat dalam berbagai kasus penggunaan, terutama dalam pemrosesan data real-time dan analisis iteratif. Apa sebenarnya yang membuat Spark lebih cepat dibandingkan dengan Hadoop MapReduce? Apakah arsitektur keduanya begitu berbeda?
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang perbedaan arsitektur antara Spark dan Hadoop MapReduce serta faktor-faktor yang membuat Spark unggul dalam hal kecepatan.
Apache Hadoop dan Apache Spark adalah dua kerangka kerja sumber terbuka yang digunakan untuk mengelola dan memproses data dalam jumlah besar untuk analitik. Dengan semakin banyaknya data yang harus diproses secara cepat untuk memperoleh wawasan waktu nyata dalam kecerdasan bisnis, kedua teknologi ini sangat penting.
Hadoop memungkinkan Anda untuk mengelola dan menganalisis data besar secara paralel menggunakan klaster komputer yang terdistribusi, sementara Spark mengandalkan caching di memori dan eksekusi kueri yang dioptimalkan untuk analisis cepat pada data berukuran besar.
Spark sering dianggap lebih canggih dibandingkan Hadoop karena integrasinya dengan teknologi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin (AI/ML) untuk pemrosesan data. Meskipun demikian, banyak organisasi yang memilih untuk menggunakan kedua teknologi ini secara bersamaan untuk memenuhi kebutuhan analitik mereka.
Hadoop dan Spark adalah sistem terdistribusi yang memungkinkan pemrosesan big data. Keduanya dilengkapi dengan kemampuan pemulihan kegagalan yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan pemrosesan meskipun terjadi gangguan.
Big data sering dikumpulkan dalam jumlah besar dan berbagai format. Untuk menyimpannya, Hadoop membagi data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyimpannya di server terdistribusi, sementara Spark juga mengelola dan menganalisis big data menggunakan simpul terdistribusi untuk menghasilkan wawasan.
Hadoop dapat melanjutkan pemrosesan meskipun beberapa simpul gagal dengan cara menyimpan salinan data di beberapa simpul. Sedangkan Spark mengandalkan Resilient Distributed Dataset (RDD) yang dapat merekonstruksi data jika terjadi kegagalan pada penyimpanan.
Apache Spark dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan arsitektur akses penyimpanan eksternal pada Hadoop. Spark menggantikan pustaka analitik data tradisional Hadoop, yaitu MapReduce, dengan kemampuan pemrosesan machine learning yang lebih cepat.
Namun, Spark tidak sepenuhnya menggantikan Hadoop. Meskipun Spark dapat berfungsi secara independen, banyak perusahaan yang memilih untuk menggabungkan Hadoop dan Spark dalam analitik big data mereka.
Pemilihan antara Hadoop, Spark, atau keduanya bergantung pada kebutuhan bisnis. Berikut beberapa pertimbangan yang dapat membantu Anda dalam membuat keputusan:
Hadoop lebih efisien dari segi biaya untuk membangun dan menskalakan pipeline pemrosesan data. Menambahkan lebih banyak komputer ke cluster Hadoop dapat meningkatkan kapasitas pemrosesan dengan cara yang lebih terjangkau dibandingkan membeli lebih banyak RAM untuk memperbesar kapasitas Spark.
Pemrosesan batch digunakan untuk mengolah data dalam jumlah besar tanpa batasan waktu. Hadoop adalah pilihan tepat untuk tugas ini karena mendukung pemrosesan paralel di berbagai simpul. Misalnya, Hadoop dapat digunakan untuk menghasilkan laporan inventaris dari ribuan data yang tidak memerlukan pemrosesan waktu nyata.
Jika Anda bekerja dengan data yang terus bergerak, Spark adalah pilihan terbaik. Spark dapat menangani aliran data secara langsung dan menyediakan analitik mendalam dalam waktu nyata. Contohnya, lembaga keuangan menggunakan Spark untuk mendeteksi penipuan dalam transaksi yang sedang berlangsung.
Spark lebih unggul dalam tugas machine learning karena dilengkapi dengan pustaka machine learning bawaan, memungkinkan pelatihan model dalam waktu nyata tanpa perlu integrasi tambahan.
Kedua kerangka kerja, Hadoop dan Spark, bisa saling melengkapi. Hadoop memberikan pemrosesan terdistribusi yang aman dan hemat biaya, sementara Spark menyediakan analitik grafis dan pemrosesan data dalam memori yang cepat. Kombinasi ini memberikan performa maksimal dan pengamanan data eksternal dalam analitik.
Dengan pemahaman mendalam tentang perbedaan dan kelebihan antara Hadoop dan Spark, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih kerangka kerja yang sesuai dengan kebutuhan bisnis atau proyek Anda. Teknologi ini terus berkembang, dan memiliki keterampilan dalam mengelola big data dan analitik waktu nyata akan memberikan Anda keunggulan kompetitif di pasar kerja.
Jika Anda tertarik untuk memperdalam pemahaman tentang teknologi digital, termasuk big data dan analitik, Cakrawala University menawarkan program studi Data Science yang tepat untuk Anda.
Di sini, Anda akan diajarkan berbagai keterampilan teknis dan strategi bisnis digital, serta bagaimana memanfaatkan teknologi terkini untuk meraih sukses di dunia profesional.
Bergabunglah dengan kami dan mulailah perjalanan karir Anda di dunia digital yang penuh peluang!
Baca Juga:
Berita Terkait
Simak di Sini Apa Saja Mata Kuliah Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
01 November 2023
Mengenal Lebih Dekat Jurusan Sistem Informasi dan Prospek Kerjanya
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan: Definisi, Jadwal, Biaya, dan Jurusan
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Bisnis Digital : Definisi, Konsep, Contoh, dan Peluangnya
Rahmawati
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan di Jakarta - Cakrawala University
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
Ini Perbedaan Institut, Universitas, Sekolah Tinggi dan Politeknik Agar Tidak Tertukar
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
10 Prospek Karier Ilmu Komputer, Gajinya Menjanjikan
Universitas Cakrawala
•
05 March 2025
Jurusan Manajemen Keuangan: Mata Kuliah, Prospek Kerja, Gaji
Universitas Cakrawala
•
12 March 2025
10 Prospek Kerja Jurusan Sains Data dengan Gaji Tinggi!
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Hard Skill dan Soft Skill : Perbedaan, Contoh dan Tips Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Brainstorming : Pengertian, Tujuan, Contoh serta Cara Melakukannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
10 Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Daftar Mata Kuliah S1 Sistem Informasi Universitas Cakrawala? Cek Disini!
Rahmawati
•
27 February 2025
Teknologi Digital : Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Blended Learning : Pengertian, Manfaat dan Tahapannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Apa Itu Marketing Analysis, Tugas hingga Jenjang Karirnya dan Gajinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Digital Literacy : Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Transformasi Digital, Fungsi dan Contoh Penerapannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Analis Keuangan, Tugas, Gaji dan Skill yang Harus Dimiliki
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Apa Itu Manajemen Keuangan, Prinsip dan Fungsinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
10 Prospek Kerja Manajemen Keuangan dengan Gaji Menjanjikan!
Rahmawati
•
17 November 2023
Apa Itu Digital Marketing? Ini Definisi, Manfaat, hingga Toolsnya
Alifia Kamila
•
14 November 2023
Digital Marketer : Tugas, Prospek Kerja, Jenjang Karir, dan Gaji
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Auditor Adalah: Pengertian, Kode Etik, Jenis-jenis dan Tugasnya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Wajib Tahu, Ini Dia Manfaat Teknologi Informasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023