Cara Menghitung Modal Usaha serta Contoh Perhitungannya

Cara Menghitung Modal Usaha serta Contoh Perhitungannya

Oleh Universitas Cakrawala

02 July 2024

Article Image

Modal usaha sangat penting dalam menjalankan bisnis, baik untuk memulai maupun mengembangkannya. Ibarat bahan bakar untuk mobil, modal usaha adalah sumber daya yang dibutuhkan untuk menggerakkan mesin bisnis kamu.

 

Modal tersebut dapat digunakan untuk membeli inventaris, peralatan, menyewa ruang usaha, menggaji karyawan, dan mengelola biaya operasional awal. Tanpa modal yang cukup, sulit bagi perusahaan untuk memulai dan tumbuh secara efektif.

 

Modal usaha juga memungkinkan pengusaha untuk menginvestasikan dalam sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas. Ini termasuk investasi dalam peralatan, teknologi, infrastruktur, bahan baku, dan keahlian karyawan. Melalui investasi ini, bisnis dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saingnya.

 

Pengertian Modal Usaha

Modal usaha mengacu pada jumlah uang atau aset yang diperlukan untuk memulai, mengoperasikan, dan mengembangkan suatu bisnis. Modal usaha biasanya digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan bisnis, seperti pembelian inventaris, peralatan, bahan baku, pembayaran gaji karyawan, biaya operasional, pemasaran, dan investasi dalam pengembangan bisnis.

 

Modal usaha sangat penting karena memiliki peran kunci dalam memungkinkan bisnis untuk memulai, tumbuh, dan beroperasi. Dengan modal yang cukup, bisnis dapat membiayai kebutuhan operasionalnya, menghadapi tantangan keuangan, memperluas operasi, mengembangkan produk atau layanan baru, dan meningkatkan daya saing di pasar.

 

Cara Menghitung Modal Usaha serta Contoh Perhitungannya

1. Metode Modal Awal

Metode ini menghitung modal awal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis. Modal awal ini terdiri dari dua komponen, yaitu:

  • Modal Investasi: Biaya yang dikeluarkan untuk membeli aset permanen seperti peralatan, mesin, furniture, dan kendaraan.
  • Modal Kerja: Biaya yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan operasional bisnis sehari-hari, seperti biaya sewa tempat, gaji karyawan, bahan baku, dan biaya utilitas.

 

Rumus untuk menghitung modal awal:

Modal Awal = Modal Investasi + Modal Kerja

 

Contoh Perhitungan:

Misalkan kamu ingin membuka usaha toko kelontong. Berikut adalah perkiraan modal awal yang kamu perlukan:

 

Modal Investasi:

Rak: Rp 5.000.000

Meja kasir: Rp 2.000.000

Kulkas: Rp 3.000.000

Total Modal Investasi: Rp 10.000.000

 

Modal Kerja:

Sewa tempat: Rp 1.000.000 per bulan (untuk 3 bulan) = Rp 3.000.000

Gaji karyawan: Rp 2.000.000 per bulan (untuk 1 bulan) = Rp 2.000.000

Persediaan bahan baku: Rp 5.000.000

Biaya utilitas: Rp 1.000.000

 

Total Modal Kerja: Rp 11.000.000 Modal Awal: Rp 10.000.000 (Modal Investasi) + Rp 11.000.000 (Modal Kerja) = Rp 21.000.000

 

2. Metode Laba, Modal Akhir, dan Prive

Metode ini menghitung modal awal berdasarkan laba, modal akhir, dan prive (penarikan dana pribadi dari pemilik usaha). Rumus untuk menghitung modal awal:

 

Modal Awal = Modal Akhir - (Laba + Prive)

 

Contoh Perhitungan:

Misalkan pada akhir tahun pertama, kamu memiliki modal akhir sebesar Rp 50.000.000, laba bersih Rp 10.000.000, dan prive yang kamu ambil selama setahun sebesar Rp 5.000.000.

 

Modal Awal: Rp 50.000.000 (Modal Akhir) - (Rp 10.000.000 (Laba) + Rp 5.000.000 (Prive)) = Rp 35.000.000

 

3. Metode Pendapatan, Pajak, Prive, Beban, dan Modal Akhir

Metode ini menghitung modal awal berdasarkan pendapatan, pajak, prive, beban, dan modal akhir. Rumus untuk menghitung modal awal:

 

Modal Awal = Modal Akhir - (Pendapatan - Pajak - Beban - Prive)

 

Contoh Perhitungan:

Misalkan pada akhir tahun pertama, kamu memiliki modal akhir sebesar Rp 50.000.000, pendapatan Rp 100.000.000, pajak yang dibayarkan Rp 15.000.000, beban usaha Rp 50.000.000, dan prive yang kamu ambil selama setahun sebesar Rp 5.000.000.

 

Modal Awal: Rp 50.000.000 (Modal Akhir) - (Rp 100.000.000 (Pendapatan) - Rp 15.000.000 (Pajak) - Rp 50.000.000 (Beban) - Rp 5.000.000 (Prive)) = Rp 30.000.000

 

Metode-metode di atas adalah contoh umum dan mungkin perlu disesuaikan dengan kondisi bisnis kamu. Penting untuk melakukan riset dan analisis yang mendalam untuk menentukan modal usaha yang kamu butuhkan secara akurat.

 

Dalam mengembangkan bisnis, memiliki pemahaman yang kuat tentang ekonomi dan bisnis sangatlah penting. Jika kamu tertarik untuk mendalami bidang ini dan ingin memperoleh pengetahuan yang mendalam serta keterampilan praktis untuk sukses di dunia bisnis, Cakrawala University adalah pilihan yang tepat.

 

Cakrawala University menawarkan program studi jurusan Ekonomi Bisnis yang dirancang secara khusus untuk membekali mahasiswa dengan landasan teoritis yang kokoh dan pemahaman praktis tentang berbagai aspek bisnis.

 

Dengan fokus pada keahlian yang relevan dan kurikulum yang komprehensif, program ini akan membantu kamu memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan bisnis yang kompleks.

 

Jadi, jika kamu ingin membangun karir yang sukses di dunia bisnis, jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dengan Cakrawala University dan menjalani program studi Ekonomi Bisnis.

 

Daftar sekarang di Cakrawala University dan mulailah perjalananmu menuju kesuksesan di bidang ekonomi dan bisnis!

 

Baca Juga :

Register Banner

Share

Berita Terkait

Simak di Sini Apa Saja Mata Kuliah Bisnis Digital

Universitas Cakrawala

01 November 2023

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Sistem Informasi dan Prospek Kerjanya

Universitas Cakrawala

07 November 2023

Kuliah Kelas Karyawan: Definisi, Jadwal, Biaya, dan Jurusan

Universitas Cakrawala

07 November 2023

Bisnis Digital : Definisi, Konsep, Contoh, dan Peluangnya

Rahmawati

07 November 2023

Kuliah Kelas Karyawan di Jakarta - Cakrawala University

Universitas Cakrawala

13 November 2023

Ini Perbedaan Institut, Universitas, Sekolah Tinggi dan Politeknik Agar Tidak Tertukar

Universitas Cakrawala

13 November 2023

10 Prospek Karier Ilmu Komputer, Gajinya Menjanjikan

Universitas Cakrawala

05 March 2025

Jurusan Manajemen Keuangan: Mata Kuliah, Prospek Kerja, Gaji

Universitas Cakrawala

12 March 2025

10 Prospek Kerja Jurusan Sains Data dengan Gaji Tinggi!

Universitas Cakrawala

14 November 2023

Hard Skill dan Soft Skill : Perbedaan, Contoh dan Tips Meningkatkannya

Universitas Cakrawala

14 November 2023

Brainstorming : Pengertian, Tujuan, Contoh serta Cara Melakukannya

Universitas Cakrawala

16 November 2023

10 Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Bisnis Digital

Universitas Cakrawala

18 November 2023

Daftar Mata Kuliah S1 Sistem Informasi Universitas Cakrawala? Cek Disini!

Rahmawati

27 February 2025

Teknologi Digital : Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Universitas Cakrawala

18 November 2023

Blended Learning : Pengertian, Manfaat dan Tahapannya

Universitas Cakrawala

16 November 2023

Apa Itu Marketing Analysis, Tugas hingga Jenjang Karirnya dan Gajinya

Universitas Cakrawala

15 November 2023

Digital Literacy : Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkannya

Universitas Cakrawala

15 November 2023

Apa Itu Transformasi Digital, Fungsi dan Contoh Penerapannya

Universitas Cakrawala

15 November 2023

Apa Itu Analis Keuangan, Tugas, Gaji dan Skill yang Harus Dimiliki

Universitas Cakrawala

14 November 2023

Apa Itu Manajemen Keuangan, Prinsip dan Fungsinya

Universitas Cakrawala

15 November 2023

10 Prospek Kerja Manajemen Keuangan dengan Gaji Menjanjikan!

Rahmawati

17 November 2023

Apa Itu Digital Marketing? Ini Definisi, Manfaat, hingga Toolsnya

Alifia Kamila

14 November 2023

Digital Marketer : Tugas, Prospek Kerja, Jenjang Karir, dan Gaji

Universitas Cakrawala

16 November 2023

Auditor Adalah: Pengertian, Kode Etik, Jenis-jenis dan Tugasnya

Universitas Cakrawala

15 November 2023

Wajib Tahu, Ini Dia Manfaat Teknologi Informasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Universitas Cakrawala

18 November 2023

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.