Oleh Universitas Cakrawala
•
20 December 2023
Pengembangan website telah menjadi bagian yang sangat penting dari dunia digital, dan bahasa pemrograman yang digunakan dalam proses ini memiliki peran yang sangat krusial. Jika kamu ingin berkecimpung di dunia programming, salah satu bidang yang banyak dibutuhkan oleh industri yaitu harus menguasai bahasa pemrograman website.
Untuk saat ini, ada banyak bahasa pemrograman website yang telah disediakan. Namun pada umumnya, bahasa pemrograman tersebut dibagi untuk 2 kebutuhan, yaitu untuk front end dan back end development.
Setiap bahasa pemrograman website memiliki karakteristiknya sendiri dan digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu. Dalam artikel ini kami akan membahas secara mendalam mengenai beberapa bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam pembuatan website. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer sehingga bisa menjalankan program sesuai dengan perintah atau logika pada bahasa tersebut.
Programmer merupakan seorang penerjemah bahasa manusia menjadi bahasa komputer. Dengan artian, programmer akan menyusun logika dan menjadikannya bahasa komputer agar komputer dapat menjalankan program sesuai dengan logika tersebut.
Di dalam pengembangan sebuah website, bahasa pemrograman sangat dibutuhkan untuk menjadikan website seperti yang diinginkan oleh pengembangnya. Umumnya dalam satu website bisa menggunakan beberapa bahasa pemrograman yang dikombinasikan sehingga bisa digunakan dengan baik oleh para penggunanya.
Saat ini mungkin kita banyak menjumpai para programmer yang menawarkan layanan website instan. Layanan website instan ini tentu akan sangat memudahkan bagi seseorang yang ingin mempunyai website pribadi untuk kebutuhannya.
Akan tetapi, website instan tersebut bersifat umum dan banyak orang yang menggunakannya, sehingga mungkin akan banyak kemiripan antara website satu dengan website lainnya.
Untuk bisa membedakannya, programmer akan mengubah baris kode pada bahasa pemrogramannya. Sehingga untuk pembuatan website sendiri bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhannya.
Untuk bisa mengembangkan sebuah website, maka sangat penting bagi programmer untuk menentukan bahasa pemrograman yang tepat. Bahasa pemrograman ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari website.
Bahasa pemrograman website akan disusun berdasarkan baris-baris kode yang disimpan dalam bentuk file. Beberapa file tersebut nantinya akan saling terhubung sehingga bisa menampilkan halaman website.
Berikut ini beberapa bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh para pengembang website, diantaranya:
Java adalah bahasa pemrograman yang paling sering digunakan hingga saat ini. Java mulai dikembangkan pada tahun 1991 oleh Green Team yang dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling.
Bahasa pemrograman ini awalnya bernama OAK yang merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek. Namun sejak diresmikan padai tahun 1995, Java langsung menarik perhatian para pengembang website sehingga menjadi bahasa pemrograman paling banyak digunakan hingga saat ini.
Python mulai dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990. Bahasa pemrograman ini dulunya bernama ABC dan banyak digunakan oleh perusahaan ternama dunia, seperti Google, Yahoo, dan NASA.
Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi dari website maupun mobile.
Kehadiran JavaScript yaitu dimulai pada tahun 1994 disaat internet dan website sedang berkembang pesat. Selain digunakan untuk pengembangan website, JavaScript juga digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile dan desktop.
JavaScript merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berukuran kecil sehingga tidak membutuhkan memori besar dan mudah untuk dikembangkan.
Pada tahun 1994, PHP mulai dikembangkan dan menjadi bahasa pemrograman yang favorit bagi para pengembang website pada saat itu. PHP digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman pada kebanyakan website saat ini. Bahkan sosial media seperti Facebook juga menggunakan PHP dalam pengembangannya.
Salah satu bahasa pemrograman ini cukup mudah dalam penggunaannya, bahkan banyak web server seperti apache dan IIS sudah mendukung penggunaan PHP.
C# atau biasa disebut dengan C Sharp ini merupakan penggabungan antara C dan C++. Salah satu bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh perusahaan Microsoft. Maka dari itu, para penggunanya saat ini lebih ke pengembangan platform windows.
C# adalah bahasa pemrograman yang cukup fleksibel karena dapat digunakan di perangkat komputer sendiri dan dapat ditransmisikan melalui website serta dieksekusi oleh perangkat komputer lainnya.
Matlab sering digunakan untuk analisis data dan juga komputasi numerik. Bahasa pemrograman ini sering digunakan untuk memberikan akses LINPACK dan EISPACK tanpa harus mendalami Fotran.
Meskipun banyak digunakan untuk pengembangan bidang matematika dan statistika, bahasa pemrograman ini sering juga digunakan untuk mengembangkan sebuah website.
Nah, itulah beberapa contoh bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh para pengembang website untuk dapat menampilkan tampilan website yang lebih menarik. Di dalam dunia digital yang terus berkembang, berbagai bahasa pemrograman ini menjadi elemen kunci untuk dapat menciptakan website yang dinamis, aman, serta inovatif.
Bagi kamu yang ingin kuliah di jurusan IT, segera mendaftarkan diri ke Cakrawala University. Cakrawala University akan membantu kamu untuk dapat berkarir di bidang IT, khususnya untuk menjadi seorang pengembang website.
Segera bergabung bersama Cakrawala University dan raih kesuksesanmu sekarang juga!
Berita Terkait
Simak di Sini Apa Saja Mata Kuliah Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
01 November 2023
Mengenal Lebih Dekat Jurusan Sistem Informasi dan Prospek Kerjanya
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan: Definisi, Jadwal, Biaya, dan Jurusan
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Bisnis Digital : Definisi, Konsep, Contoh, dan Peluangnya
Rahmawati
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan di Jakarta - Cakrawala University
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
Ini Perbedaan Institut, Universitas, Sekolah Tinggi dan Politeknik Agar Tidak Tertukar
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
10 Prospek Karier Ilmu Komputer, Gajinya Menjanjikan
Universitas Cakrawala
•
05 March 2025
Jurusan Manajemen Keuangan: Mata Kuliah, Prospek Kerja, Gaji
Universitas Cakrawala
•
12 March 2025
10 Prospek Kerja Jurusan Sains Data dengan Gaji Tinggi!
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Hard Skill dan Soft Skill : Perbedaan, Contoh dan Tips Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Brainstorming : Pengertian, Tujuan, Contoh serta Cara Melakukannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
10 Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Daftar Mata Kuliah S1 Sistem Informasi Universitas Cakrawala? Cek Disini!
Rahmawati
•
27 February 2025
Teknologi Digital : Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Blended Learning : Pengertian, Manfaat dan Tahapannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Apa Itu Marketing Analysis, Tugas hingga Jenjang Karirnya dan Gajinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Digital Literacy : Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Transformasi Digital, Fungsi dan Contoh Penerapannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Analis Keuangan, Tugas, Gaji dan Skill yang Harus Dimiliki
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Apa Itu Manajemen Keuangan, Prinsip dan Fungsinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
10 Prospek Kerja Manajemen Keuangan dengan Gaji Menjanjikan!
Rahmawati
•
17 November 2023
Apa Itu Digital Marketing? Ini Definisi, Manfaat, hingga Toolsnya
Alifia Kamila
•
14 November 2023
Digital Marketer : Tugas, Prospek Kerja, Jenjang Karir, dan Gaji
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Auditor Adalah: Pengertian, Kode Etik, Jenis-jenis dan Tugasnya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Wajib Tahu, Ini Dia Manfaat Teknologi Informasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023