Oleh Universitas Cakrawala
•
13 June 2024
Di era digital yang kian berkembang, keberadaan aplikasi web dan mobile menjadi semakin krusial. Di balik tampilan yang apik dan fitur menarik yang memanjakan pengguna, terdapat kerja keras para backend developer yang menjadi otak di balik layar berjalannya sebuah aplikasi.
Bagi kamu yang ingin menjadi seorang backend developer namun bingung skill apa saja yang dibutuhkan? Pada artikel ini kami akan membahas secara lengkap mengenai pengertian backend developer beserta skill apa saja yang harus dimiliki dan tugasnya. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Backend developer merupakan sebuah profesi yang bertugas untuk melakukan pengembangan serta pemeliharaan server dan database. Dalam kata lain, backend developer bertanggung jawab untuk memastikan suatu website bisa digunakan dan dioperasikan dengan lebih baik sehingga menjadi optimal.
Backend developer menjadi sebuah komponen yang penting dalam perkembangan situs web dan aplikasi. Backend developer akan selalu berkutat dengan sisi server software, yaitu komponen yang tidak bisa dilihat secara langsung di dalam web atau aplikasi.
Fokus mereka ada pada server, database, backend logic, dan antarmuka pengembangan aplikasi. Selanjutnya, backend developer akan selalu berhubungan dengan front end developer yang saling mengirim dan menerima informasi untuk mengatur berjalannya sebuah website atau aplikasi.
Bahasa pemrograman menjadi skill yang paling penting untuk dimiliki untuk menjadi seorang backend developer. Untuk saat ini sudah ada banyak bahasa pemrograman berbeda yang bisa digunakan untuk pengembangan backend developer, diantaranya SQL, Python, PHP, dan Ruby.
Dengan menguasai bahasa pemrograman tentu akan berguna untuk memudahkan seorang backend developer dalam menjalankan pekerjaannya.
API atau Application Programming Interface merupakan aplikasi yang digunakan untuk menghubungkan berbagai aplikasi atau bahasa pemrograman. API pada dasarnya dirancang untuk bisa menghubungkan layanan ke aplikasi dan memungkinkan pertukaran data dengan cepat. Selain itu, API juga membuat website bisa berkomunikasi dengan website atau aplikasi lain.
Database merupakan tempat di mana semua data website dan aplikasi akan disimpan. Untuk itu, seorang backend developer harus memahami program manajemen basis, seperti MySQL, noSQL, PostgreSQL, dan sebagainya. Manajemen database ini untuk meningkatkan keamanan server serta mencegah server menjadi down saat digunakan.
Kemampuan untuk mengelola server juga menjadi salah satu kunci untuk seorang backend developer. Dalam hal ini, backend developer harus menguasai beberapa hal, seperti cara membuat, memelihara, dan menyimpan aplikasi atau situs web di komputer yang biasa disebut dengan server.
Memahami framework juga harus dikuasai oleh backend developer untuk menjadikan website yang lebih efisien serta memiliki performa yang baik. Framework biasanya telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang bisa digunakan untuk pelengkap pemrograman dasar.
Sebelum memulai mengengembangkan website dan aplikasi, backend developer memiliki tugas untuk merancang database aplikasi dan website yang berisikan berbagai hal seperti data user, produk dan sebagainya. Dengan data lengkap dan akurat, seorang web developer akan lebih mudah untuk mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Seorang backend developer harus mampu membuat algoritma yang terjamin keamanannya, terutama dari hacker atau pengguna asing. Ketika memulai untuk membuat coding di sebuah program, backend developer harus memiliki kecerdasan logika yang baik sehingga database pengguna dapat terjaga dengan aman.
Struktur data dasar harus selalu dikembangkan agar koneksi antara database dan tampilan situs website lebih mudah dipahami oleh pengguna. Dengan pengembangan tersebut juga agar website bisa digunakan secara efisien.
Sudah tentu tugas dari seorang backend developer harus bisa mengatasi berbagai permasalahan server yang sering terjadi. Sebab sistem akan terus berjalan dan memberikan layanannya pada pengguna.
Komunikasi antara backend developer dan frontend developer akan terus terjalin. Maka dari itu komunikasi yang baik harus terus dijaga untuk merancang ide-ide kreatif yang bisa menyatu. Selain dengan frontend developer, backend developer juga akan terus bekerja sama dengan tim lain, seperti tim marketing, tim desain, tim produk, dan sebagainya.
Saat ini, peran backend developer sangat penting dalam pengembangan website dan aplikasi. Backend developer bertanggung jawab atas beberapa tugas penting dalam pengembangan website untuk memastikan bahwa website atau aplikasi memiliki kualitas baik.
Menjadi seorang backend developer adalah profesi yang sangat menjanjikan di era digital ini. Untuk dapat menjadi backend developer yang handal, tentu kamu harus belajar di program studi Sistem dan Teknologi Informasi Cakrawala University.
Di Cakrawala University telah menggunakan kurikulum terkini dan relevan dengan kebutuhan industri, sehingga memastikan kamu untuk menguasai keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan sebagai backend developer.
Segera daftarkan di program studi Sistem dan Teknologi Informasi Cakrawala University dan wujudkan mimpi untuk menjadi backend developer yang sukses dan berprestasi.
Baca Juga :
Berita Terkait
Simak di Sini Apa Saja Mata Kuliah Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
01 November 2023
Mengenal Lebih Dekat Jurusan Sistem Informasi dan Prospek Kerjanya
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan: Definisi, Jadwal, Biaya, dan Jurusan
Universitas Cakrawala
•
07 November 2023
Bisnis Digital : Definisi, Konsep, Contoh, dan Peluangnya
Rahmawati
•
07 November 2023
Kuliah Kelas Karyawan di Jakarta - Cakrawala University
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
Ini Perbedaan Institut, Universitas, Sekolah Tinggi dan Politeknik Agar Tidak Tertukar
Universitas Cakrawala
•
13 November 2023
10 Prospek Karier Ilmu Komputer, Gajinya Menjanjikan
Universitas Cakrawala
•
05 March 2025
Jurusan Manajemen Keuangan: Mata Kuliah, Prospek Kerja, Gaji
Universitas Cakrawala
•
12 March 2025
10 Prospek Kerja Jurusan Sains Data dengan Gaji Tinggi!
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Hard Skill dan Soft Skill : Perbedaan, Contoh dan Tips Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Brainstorming : Pengertian, Tujuan, Contoh serta Cara Melakukannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
10 Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Bisnis Digital
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Daftar Mata Kuliah S1 Sistem Informasi Universitas Cakrawala? Cek Disini!
Rahmawati
•
27 February 2025
Teknologi Digital : Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023
Blended Learning : Pengertian, Manfaat dan Tahapannya
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Apa Itu Marketing Analysis, Tugas hingga Jenjang Karirnya dan Gajinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Digital Literacy : Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Transformasi Digital, Fungsi dan Contoh Penerapannya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Apa Itu Analis Keuangan, Tugas, Gaji dan Skill yang Harus Dimiliki
Universitas Cakrawala
•
14 November 2023
Apa Itu Manajemen Keuangan, Prinsip dan Fungsinya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
10 Prospek Kerja Manajemen Keuangan dengan Gaji Menjanjikan!
Rahmawati
•
17 November 2023
Apa Itu Digital Marketing? Ini Definisi, Manfaat, hingga Toolsnya
Alifia Kamila
•
14 November 2023
Digital Marketer : Tugas, Prospek Kerja, Jenjang Karir, dan Gaji
Universitas Cakrawala
•
16 November 2023
Auditor Adalah: Pengertian, Kode Etik, Jenis-jenis dan Tugasnya
Universitas Cakrawala
•
15 November 2023
Wajib Tahu, Ini Dia Manfaat Teknologi Informasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Universitas Cakrawala
•
18 November 2023