Kalau kamu tertarik sama dunia keuangan dan pengelolaan uang, jurusan Perbankan bisa jadi pilihan yang tepat. Di jurusan ini, kamu bakal belajar tentang cara kerja bank, investasi, hingga teknologi finansial yang terus berkembang.
Kuliah di jurusan Perbankan biasanya butuh waktu 4 tahun atau 8 semester, tergantung program yang diambil. Pertanyaannya, berapa biaya kuliah yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan di program studi ini?
Nah, buat menjawab rasa penasaran kamu, artikel ini bakal bahas lebih lanjut tentang biaya kuliah jurusan Perbankan. Jadi, jangan sampai lewatkan penjelasannya di bawah ini!
Apa Itu Jurusan Perbankan?
Jurusan Perbankan adalah program studi yang fokus pada dunia keuangan, khususnya cara kerja bank, manajemen keuangan, investasi, dan teknologi perbankan.
Di jurusan ini, kamu nggak cuma belajar soal tabungan dan pinjaman, tapi juga hal-hal penting seperti strategi bisnis perbankan, manajemen risiko, hingga fintech (financial technology).
Jadi, kalau kamu suka dunia keuangan dan mau punya skill yang bisa dipakai di berbagai industri, jurusan Perbankan bisa jadi pilihan yang menarik!
Selain itu, program studi ini juga melatih kamu buat punya pemikiran analitis, kemampuan problem-solving, dan pemahaman ekonomi yang kuat. Ilmunya bisa dipakai bukan cuma buat kerja di bank, tapi juga di perusahaan keuangan, fintech, bahkan buat bisnis sendiri!
Berapa Biaya Kuliah di Jurusan Perbankan?
Sebelum masuk kuliah, penting banget buat tahu biaya kuliah jurusan perbankan. Langkah ini dilakukan supaya kamu bisa siapin anggaran dari awal.
Biaya kuliah tentunya berbeda tergantung kebijakan universitas. Selain itu, nominal antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tentu juga berbeda.
Biar lebih jelas, berikut gambaran biaya kuliah jurusan perbankan di PTN dan PTS.
Biaya Kuliah Jurusan Perbankan di PTN
Kalau kamu masuk PTN, biaya kuliahnya mengikuti sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal). UKT ini biasanya ditentukan berdasarkan penghasilan orang tua. Jadi, nominal yang dibayarkan tiap mahasiswa pastinya berbeda.
UKT di PTN umumnya mulai dari Rp500.000 sampai Rp10.000.000 juta per semester, tergantung golongan yang ditentukan kampus.
Sebagai mahasiswa di PTN, kamu cukup bayar UKT tanpa biaya tambahan apa pun selama masuk lewat jalur SNBP (undangan) atau SNBT (tes UTBK).
Namun, kalau masuk jalur mandiri, ada biaya tambahan seperti Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal. Nominalnya pun beragam, berkisar antara Rp5.000.000 - Rp30.000.000.
Beberapa PTN juga menerapkan biaya per SKS (Satuan Kredit Semester) untuk program tertentu yang menyentuh sekitar Rp50.000 - Rp200.000 per SKS.
Nggak menutup kemungkinan kalau kamu juga bisa cari beasiswa dari pemerintah atau universitas. Dengan begitu, kamu bisa lebih menghemat biaya kuliah, bahkan gratis sampai lulus!
Biaya Kuliah Jurusan Perbankan di PTS
Biaya kuliah jurusan Perbankan di PTS jelas berbeda. Sebab, biaya yang harus dibayar di PTS meliputi uang gedung, UKT per semester, dan biaya SKS.
Uang gedung (uang pangkal) di PTS bisa berkisar Rp5.000.000 hingga Rp50.000.000, tergantung akreditasi kampus dan fasilitas yang ditawarkan.
Sementara, UKT per semester di PTS tak jauh berbeda dengan PTN. Biasanya, ada di rentang Rp5.000.000 sampai Rp15.000.000.
Selain itu, sebagian besar PTS juga menerapkan biaya SKS, biasanya mulai dari Rp100.000 - Rp500.000 per SKS.
Ada juga biaya tambahan seperti biaya laboratorium, praktikum, dan administrasi yang berkisar Rp500.000 sampai Rp5.000.000 per semester sesuai peraturan kampus.
Sama seperti di PTN, PTS juga menyediakan beasiswa dari kampus atau lembaga swasta yang bisa meringankan biaya kuliah. Itu artinya kamu punya banyak cara untuk berkesempatan kuliah di jurusan Perbankan tanpa terlalu berat di biaya.
Kenapa Harus Pilih Jurusan Perbankan?
Memilih jurusan kuliah itu penting banget buat masa depanmu. Kalau kamu lagi mikir-mikir jurusan apa yang prospeknya oke, jurusan Perbankan bisa jadi pilihan yang tepat. Kenapa? Yuk, kita bahas alasannya!
1. Industri Perbankan Terus Berkembang
Industri perbankan di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Bank Indonesia pun sudah memproyeksikan kalau pertumbuhan kredit perbankan akan meningkat menjadi 11-13% pada tahun 2025.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi tahun 2024 yang berada di kisaran 10-12%. Ini menunjukkan bahwa sektor perbankan terus berkembang dan membutuhkan tenaga profesional yang kompeten.
2. Gaji yang Kompetitif
Bekerja di sektor perbankan menawarkan gaji yang menjanjikan, lho! Misalnya, posisi Personal Banker bisa memiliki gaji sekitar Rp6.200.000 sampai Rp15.800.000 per bulan.
Sedangkan, Assistant Manager bisa mendapatkan rata-rata gaji sebesar Rp8.500.000 - Rp12.000.000. Bukan hal yang mengherankan kalau lulusan Perbankan memiliki jenjang karier yang menggiurkan.
3. Stabilitas Pekerjaan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa stabilitas di Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga, meski dihadapkan dengan tantangan perekonomian global.
Ini berarti peluang kehilangan pekerjaan relatif lebih kecil dibandingkan sektor lain.
4. Peluang Karier yang Luas
Lulusan jurusan perbankan nggak cuma bisa kerja di bank aja. Kamu juga bisa berkarier di sektor keuangan lainnya seperti fintech, asuransi, dan pasar modal.
Dengan perkembangan teknologi finansial, banyak startup fintech yang membutuhkan tenaga ahli di bidang perbankan.
5. Kontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi
Dengan bekerja di sektor perbankan, kamu berperan langsung dalam pertumbuhan ekonomi negara. Penyaluran kredit yang efektif juga dinilai dapat mendorong perkembangan sektor-sektor lain, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: 10 Tugas Manajemen Keuangan yang Harus Kamu Tahu!
Kejar Jurusan Impianmu Bersama Cakrawala University!
Itu tadi penjelasan mengenai biaya kuliah jurusan Perbankan. Kini, saatnya bagi kamu untuk memulai langkah di dunia perbankan atau keuangan.
Cakrawala University hadir untuk membantu kamu memulai perjalanan di bidang perbankan. Melalui program S1 Keuangan dan Investasi, kamu bisa belajar banyak tentang perencanaan, pengembangan, manajemen, analisis, hingga evaluasi keuangan.
Apalagi, Cakrawala University juga punya kurikulum berbasis industri dan bimbingan dosen praktisi yang membuka peluang kamu untuk terjun langsung di dunia profesional.
Selain itu, tersedia pula Program 1 Tahun Fokus yang memungkinkanmu untuk mendalami teori selama 3 tahun, dilanjutkan dengan 1 tahun terakhir untuk praktik melalui magang atau proyek bersama perusahaan mitra.
Setelah lulus, kamu juga nggak perlu khawatir. Pasalnya, ada Program Penyaluran Kerja yang terhubung dengan 840+ mitra untuk memperbesar peluang karier kamu.
Keren banget, kan? Yuk, awali langkahmu bersama Cakrawala University dan segera lakukan konsultasi di sini!
Referensi
- Bagaimana Tren Perkembangan Perbankan Indonesia di Tahun 2025? [Buka]
- How much does a Banker make in Indonesia [Buka]
- Assistant Manager Salary [Buka]
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di
- Tengah Meningkatnya Dinamika Perekonomian [Buka]