Jurusan Manajemen Pendidikan: Info Kuliah, Karier, dan Skillnya

Jurusan Manajemen Pendidikan: Info Kuliah, Karier, dan Skillnya

Digital Business
Tayang 28 March 2025
Diperbarui 28 March 2025
Waktu Baca 10 Minutes

Sudah Direview Oleh Najla Claryssa, MBA

Ditulis oleh

Alifia Kamila

Jurusan Manajemen Pendidikan menjadi pilihan menarik bagi banyak calon mahasiswa yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sistem pendidikan.

Apalagi, menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Indonesia masih kekurangan tenaga profesional di bidang pendidikan. Itu artinya peluang karier bagi lulusan Manajemen Pendidikan masih terbuka lebar. 

Sebagai mahasiswa di jurusan ini, kamu nggak cuma memperdalam teori, tetapi juga keterampilan yang bisa diaplikasikan langsung dalam institusi pendidikan. 

Artikel ini bakal bahas lebih lanjut tentang jurusan Manajemen Pendidikan. Mulai dari pengertian, alasan memilih jurusan ini, mata kuliah, hingga prospeknya di masa mendatang. Makanya, simak informasinya sampai habis!

Apa Itu Jurusan Manajemen Pendidikan?

Jurusan Manajemen Pendidikan adalah program studi yang berfokus pada pengelolaan, perencanaan, dan pengembangan sistem pendidikan di berbagai tingkat, mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi. 

Mahasiswa di jurusan ini bakal belajar lebih jauh tentang bagaimana sebuah institusi pendidikan dapat berjalan dengan efisien dalam aspek administratif, keuangan, serta kebijakan pendidikan.

Seperti namanya, Manajemen Pendidikan menggabungkan dua ilmu secara bersamaan, yaitu manajemen dan pendidikan, untuk menciptakan strategi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan operasional sekolah. 

Program studi ini cocok buat kamu yang tertarik dengan dunia pendidikan, tetapi ingin berkarier di luar jalur menjadi guru. 

Kenapa Harus Pilih Jurusan Manajemen Pendidikan?

Kalau suka dunia pendidikan tapi nggak mau jadi guru, Jurusan Manajemen Pendidikan bisa jadi pilihan yang pas. 

Di sini, bukan cuma belajar soal sistem sekolah atau kurikulum, tapi juga gimana cara mengatur sebuah institusi pendidikan biar berjalan efektif. Nah, ini dia beberapa alasan kenapa jurusan ini layak masuk daftar pilihanmu!

  • Berkontribusi di Dunia Pendidikan Tanpa Jadi Guru – Lulusan Manajemen Pendidikan berperan dalam pengelolaan sekolah, kebijakan pendidikan, hingga pengembangan sistem pembelajaran tanpa harus mengajar langsung.
  • Peluang Karier yang Luas – Bisa bekerja di sekolah, universitas, dinas pendidikan, organisasi nonprofit, hingga perusahaan edtech seperti bimbingan belajar atau platform e-learning.
  • Ilmu yang Fleksibel – Menggabungkan pendidikan dengan manajemen, keuangan, dan pemasaran, sehingga keterampilannya bisa diterapkan di berbagai industri.
  • Cocok untuk yang Suka Organisasi – Mahasiswa belajar tentang kepemimpinan, pengelolaan tim, dan strategi manajemen yang bermanfaat di dunia kerja.
  • Berdampak Besar pada Pendidikan – Membantu menciptakan sistem pendidikan yang lebih efektif, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, dan memperbaiki kualitas pembelajaran.
  • Prospek Kerja Menjanjikan – Posisi seperti pengelola lembaga pendidikan, hingga konsultan pendidikan menawarkan gaji dan jenjang karier yang kompetitif. Menurut Glassdoor, gajinya bisa mencapai Rp16 juta per bulan!
  • Stabilitas Pekerjaan – Pendidikan akan selalu dibutuhkan,sehingga profesi di bidang ini memiliki prospek jangka panjang yang baik.

banner bisdig

Mata Kuliah Jurusan Manajemen Pendidikan

Secara umum, mahasiswa Manajemen Pendidikan akan belajar kombinasi ilmu manajemen, administrasi, kebijakan pendidikan, dan teknologi informasi. 

 

Namun, nggak bisa dipungkiri kalau setiap kampus pasti punya kurikulum yang berbeda. Supaya kamu punya gambaran lebih jelas, berikut beberapa mata kuliah yang biasa ditemui di jurusan Manajemen Pendidikan. 

Semester 1

  • Pengantar Manajemen Pendidikan
  • Filsafat Pendidikan
  • Psikologi Pendidikan
  • Statistika Pendidikan
  • Komunikasi dan Hubungan Masyarakat dalam Pendidikan
  • Pancasila dan Kewarganegaraan

Semester 2

  • Administrasi Pendidikan
  • Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum
  • Sosiologi Pendidikan
  • Teknologi Informasi dalam Pendidikan
  • Etika Profesi dalam Pendidikan
  • Metode Penelitian Pendidikan

Semester 3

  • Manajemen Keuangan Pendidikan
  • Hukum dan Kebijakan Pendidikan
  • Evaluasi dan Supervisi Pendidikan
  • Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan
  • Strategi Pembelajaran Efektif
  • Sistem Informasi Manajemen Pendidikan

Semester 4

  • Kepemimpinan dalam Pendidikan
  • Pengembangan Organisasi Pendidikan
  • Ekonomi Pendidikan
  • Psikometri dan Pengukuran Pendidikan
  • Inovasi dan Teknologi dalam Pendidikan
  • Perencanaan dan Penganggaran Pendidikan

Semester 5

  • Manajemen Mutu Pendidikan
  • Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan
  • Kewirausahaan dalam Pendidikan
  • Analisis Data Pendidikan
  • Teknik Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
  • Pengelolaan Lembaga Kursus dan Pelatihan

Semester 6

  • Evaluasi Program Pendidikan
  • Perancangan Sistem Pendidikan Berbasis Teknologi
  • Komunikasi dan Negosiasi dalam Pendidikan
  • Pendidikan Multikultural
  • Manajemen Krisis dalam Institusi Pendidikan
  • Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Semester 7

  • Magang Manajemen Pendidikan
  • Riset Kebijakan Pendidikan
  • Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh
  • Administrasi Kepegawaian Pendidikan
  • Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan
  • Manajemen Event dalam Pendidikan

Semester 8

  • Seminar Manajemen Pendidikan
  • Tugas Akhir/Skripsi

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah untuk yang Sudah Menikah, Dijamin Fleksibel!

Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Manajemen Pendidikan

jurusan manajemen pendidikan

Sumber: Freepik

Lulusan Manajemen Pendidikan punya peluang karier yang luas, mulai dari administrasi pendidikan hingga kebijakan dan pengembangan sistem pembelajaran. 

Di era digital, sektor pendidikan terus berkembang dengan adanya e-learning dan transformasi digital sekolah. Menurut laporan UNESCO, peningkatan akses pendidikan global mendorong permintaan tenaga ahli di bidang manajemen pendidikan.

Lalu, apa saja peluang karier bagi lulusan Manajemen Pendidikan? Buat menjawab pertanyaan ini, berikut beberapa pilihan profesi yang bisa ditekuni, lengkap dengan skill yang dibutuhkan, gaji rata-rata, dan tugas utamanya.

1. Administrator Pendidikan

Pertama, kamu bisa menjadi Administrator Pendidikan. Tugasnya adalah mengelola operasional sekolah, universitas, atau lembaga pelatihan. 

Sebagai Administrator Pendidikan, kamu harus punya keterampilan dalam manajerial, pengelolaan anggaran, serta pemahaman kebijakan pendidikan. Sebab, kamu akan bertanggung jawab langsung dengan kelancaran operasional dari sebuah institusi.

Profesi di bidang administrator biasanya memperoleh gaji sekitar Rp4.000.000 sampai Rp10.000.000 per bulan, tergantung sektor dan perusahaan tempat bekerja. 

Tugas utama seorang administrator pendidikan meliputi:

  • Mengelola anggaran dan keuangan lembaga pendidikan.
  • Mengawasi kinerja tenaga pendidik dan staf administrasi.
  • Menyusun kebijakan operasional sekolah atau kampus.
  • Mengembangkan strategi peningkatan kualitas pendidikan.
  • Berkoordinasi dengan pihak pemerintah atau lembaga terkait.

2. Konsultan Pendidikan

Konsultan pendidikan biasanya bekerja sama dengan sekolah, pemerintah, atau perusahaan EdTech. Mereka bertanggung jawab untuk menyusun strategi demi meningkatkan kualitas pembelajaran. 

Selain jago komunikasi, profesi ini memerlukan keahlian analisis data, riset kebijakan, dan pemahaman tren pendidikan global. 

Kehadiran Konsultan Pendidikan semakin dibutuhkan oleh berbagai lembaga pendidikan. Menurut data terbaru, pertumbuhan lapangan kerja untuk Konsultan Pendidikan meningkat hingga 6 persen dari 2019 sampai 2029

Gaji seorang Konsultan Pendidikan juga nggak main-main. Untuk pemula, kamu bisa mengantongi rata-rata gaji Rp6.000.000. Sedangkan, pendapat untuk posisi senior bisa mencapai Rp16.000.000 per bulan.

Sebagai Konsultan Pendidikan, kamu punya beberapa tanggung jawab sebagaimana berikut ini:

  • Menganalisis sistem pendidikan yang sedang berjalan.
  • Memberikan rekomendasi kebijakan berbasis data.
  • Mengembangkan metode pembelajaran inovatif.
  • Menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga pendidik.
  • Berkolaborasi dengan institusi pendidikan dan pemerintah.

3. Manajer SDM di Institusi Pendidikan

Masih banyak yang mengira kalau peran SDM cuma ada di perusahaan besar. Padahal, peran Manajer SDM juga dibutuhkan di institusi pendidikan. 

Sama seperti Manajer SDM kebanyakan, kamu bakal bertanggung jawab atas rekrutmen, pelatihan, dan pengelolaan tenaga kerja di sekolah atau universitas. 

Maka dari itu, kamu harus punya pemahaman tentang manajemen sumber daya manusia serta regulasi ketenagakerjaan. 

Secara umum, gaji seorang Manajer SDM dimulai dari Rp11.000.000 per bulan. Nominal ini bisa meningkat menjadi Rp29.000.000 atau bahkan lebih seiring dengan bertambahnya pengalaman. 

Lalu, apa saja tugas dari Manajer SDM? Kamu bisa cek beberapa di antaranya berikut ini:

  • Merekrut dan menyeleksi tenaga pendidik serta staf administrasi.
  • Menyusun program pelatihan dan pengembangan karyawan.
  • Mengelola sistem evaluasi kinerja guru dan staf.
  • Menyusun kebijakan terkait kesejahteraan pegawai.
  • Menjaga kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan di sektor pendidikan.

4. Peneliti atau Analis Kebijakan Pendidikan

Kamu orangnya teliti dan suka mencari tahu lebih dalam tentang suatu hal? Itu tandanya menggeluti profesi Peneliti atau Analis Kebijakan Pendidikan menjadi opsi yang pas.

Profesi ini fokus pada riset dan evaluasi kebijakan pendidikan, baik di lembaga pemerintah, NGO, maupun organisasi internasional. 

Selama menjalani pekerjaan ini, kamu harus bisa menganalisis data, memahami regulasi pendidikan, serta menguasai keterampilan akademik. 

Saat ini, profesi Peneliti atau Analis Kebijakan Pendidikan semakin banyak dicari karena bidang pendidikan yang terus berevolusi. Menurut Bureau of Labor Statistics, peluang pekerjaan ini meningkat sebanyak 8 persen dari 2021 sampai 2031. 

Di Indonesia, rata-rata gaji yang diterima Peneliti atau Analis Kebijakan Pendidikan berkisar Rp5.000.000 sampai Rp8.000.000. Nominal gaji yang diberikan pastinya bervariasi tergantung posisi dan kebijakan sebuah institusi. 

Sebagai Peneliti atau Analis Kebijakan Pendidikan, tugas utamanya mencakup hal-hal di bawah ini:

  • Mengumpulkan dan menganalisis data pendidikan.
  • Menyusun rekomendasi kebijakan berbasis riset.
  • Menganalisis dampak kebijakan pendidikan yang telah diterapkan.
  • Berkolaborasi dengan universitas, pemerintah, dan organisasi internasional.
  • Mempublikasikan hasil penelitian di jurnal akademik atau media.

5. Wirausaha di Bidang Pendidikan

Siapa bilang kalau mau jadi pengusaha harus masuk jurusan Bisnis atau Kewirausahaan? Buktinya, lulusan Manajemen juga bisa menempuh karier sebagai wirausaha di bidang pendidikan.

Bagi lulusannya yang ingin membangun bisnis sendiri, industri pendidikan menawarkan banyak peluang, seperti mendirikan bimbingan belajar, platform e-learning, atau perusahaan konsultan pendidikan. 

Penghasilan wirausaha di bidang ini pastinya sangat bervariasi, tergantung pada skala bisnis dan jumlah klien.

Biasanya, tugas utama seorang wirausaha di bidang pendidikan antara lain:

  • Mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran inovatif.
  • Mengelola operasional lembaga pendidikan atau kursus.
  • Menyusun strategi pemasaran layanan pendidikan.
  • Menggunakan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
  • Beradaptasi dengan tren dan kebutuhan pendidikan di era digital.

Pengetahuan dan Skill yang Didapatkan Jurusan Manajemen Pendidikan

Selain belajar teori, ada banyak keterampilan yang akan kamu dapatkan selama menjadi mahasiswa Manajemen Pendidikan. 

Kemampuan ini terbagi menjadi hard skill dan soft skill yang sama-sama punya peran penting buat menunjang karier kamu di dunia pendidikan. 

Hard Skill yang Didapatkan di Jurusan Manajemen Pendidikan

Sebagai mahasiswa, kamu akan mempelajari keterampilan teknis yang berkaitan langsung dengan pengelolaan sistem pendidikan, administrasi, hingga pengembangan kurikulum.

  • Manajemen Institusi Pendidikan – Mempelajari cara mengelola sekolah, universitas, atau lembaga pendidikan lainnya, termasuk penyusunan kebijakan dan pengelolaan keuangan.
  • Pengembangan Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan – Memahami bagaimana menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar pendidikan dan kebutuhan peserta didik.
  • Analisis Data dan Riset Pendidikan – Mengolah data pendidikan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan serta mengembangkan strategi peningkatan kualitas pembelajaran.
  • Hukum dan Kebijakan Pendidikan – Memahami regulasi dalam dunia pendidikan, termasuk kebijakan pemerintah terkait sistem pendidikan nasional.
  • Teknologi dalam Pendidikan (EdTech) – Mempelajari pemanfaatan teknologi, seperti Learning Management System (LMS) dan platform e-learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
  • Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan – Mencari tahu cara mengelola tenaga pendidik dan staf administratif agar dapat bekerja secara optimal dalam mencapai tujuan pendidikan.
  • Pemasaran dan Branding Lembaga Pendidikan – Mengembangkan strategi pemasaran agar institusi pendidikan memiliki daya saing yang kuat di tengah persaingan global.

Soft Skill yang Didapatkan di Jurusan Manajemen Pendidikan

Nggak cuma keterampilan teknis, kamu juga akan mengembangkan soft skill yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan dan manajemen.

  • Kemampuan Komunikasi dan Negosiasi – Sangat penting dalam berinteraksi dengan tenaga pendidik, siswa, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya.
  • Kepemimpinan dan Manajemen Tim – Dibutuhkan untuk mengelola institusi pendidikan, termasuk mengkoordinasikan guru, staf administrasi, dan pihak terkait.
  • Berpikir Kritis dan Pengambilan Keputusan – Membantu dalam menganalisis kebijakan pendidikan dan membuat keputusan strategis berdasarkan data dan kebutuhan institusi.
  • Adaptasi dengan Perubahan Teknologi – Transformasi digital dalam pendidikan menuntut lulusan untuk cepat beradaptasi dengan tren teknologi terbaru.
  • Etika dan Profesionalisme dalam Dunia Pendidikan – Menjaga integritas dan etika dalam mengelola sistem pendidikan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.
  • Manajemen Waktu dan Organisasi – Penting untuk menangani berbagai tugas administratif dan operasional dalam institusi pendidikan secara efektif.
  • Kemampuan Problem Solving – Dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan pendidikan, baik terkait kebijakan, operasional sekolah, maupun hubungan antara siswa, guru, dan masyarakat.

Gelar Lulusan Manajemen Pendidikan

Setelah merampungkan masa studi, kamu pastinya akan memperoleh gelar akademik sebagai tanda kelulusanmu dari jurusan Manajemen Pendidikan. 

 

Seperti program studi pada umumnya, S1 Manajemen Pendidikan ditempuh sekitar 4 tahun atau 8 semester. Nantinya, kamu akan menyandang gelar Sarjana Pendidikan atau S.Pd.

 

Soalnya, kebanyakan dari jurusan Manajemen Pendidikan masih berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Pendidikan. 

Apakah Jurusan Manajemen Pendidikan Sulit?

Banyak yang penasaran, apakah kuliah di Jurusan Manajemen Pendidikan itu sulit? Nah, jawabannya tergantung dari cara kamu belajar dan bagaimana kamu menyesuaikan diri dengan mata kuliah yang ada. 

 

Tapi kalau dibandingkan dengan jurusan teknik atau kedokteran, Manajemen Pendidikan cenderung lebih banyak membahas konsep, strategi, dan kebijakan pendidikan dibanding hitungan rumit atau hafalan yang berat.

 

Meski begitu, bukan berarti nggak ada tantangan yang harus dihadapi sebagai mahasiswa Manajemen Pendidikan. 

 

Salah satu tantangan utamanya adalah kamu akan belajar banyak teori manajemen dan kebijakan pendidikan. Maka dari itu, kamu harus bisa menghafal sekaligus memahami setiap teori yang diajarkan. 

 

Karena fokusnya ke manajemen, jurusan ini juga menuntut kamu buat bisa menguasai skill, seperti leadership, komunikasi, problem-solving.

 

Meskipun ada tantangan, jurusan ini tetap bisa dinikmati kalau kamu tertarik dengan dunia pendidikan dan ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitasnya. 

 

Dengan metode belajar yang tepat dan kemampuan beradaptasi, kuliah di Manajemen Pendidikan bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan!

 

Baca Juga: Rekomendasi 7 Jurusan yang Cocok untuk Kepribadian Ambivert

Kejar Jurusan Impian Bersama Cakrawala University!

Sekarang, kamu pasti sudah lebih paham soal jurusan Manajemen Pendidikan. Menariknya, program studi ini ternyata menawarkan berbagai peluang kerja menarik yang jarang diketahui banyak orang. 

 

Bukan hal yang mengherankan kalau Manajemen Pendidikan bisa jadi pilihan yang pas buat menunjang karier di masa mendatang. 

 

Sama halnya dengan memilih Cakrawala University sebagai kampus tujuanmu. Di sini, kamu berkesempatan untuk belajar dengan kurikulum berbasis industri dan bimbingan langsung dari dosen praktisi. 

 

Selain itu, ada Program 1 Tahun Fokus untuk belajar di kelas selama 3 tahun, dilanjut 1 tahun terakhir berpartisipasi dalam magang atau proyek bersama perusahaan mitra. 

 

Ditambah lagi, Cakrawala University punya Program Penyaluran Kerja dengan 840+ mitra yang membuka kesempatan mendapat kerja setelah lulus. 

 

Menarik, kan? Maka dari itu, segera bergabung dengan Cakrawala University dan lakukan konsultasi lebih lanjut di sini.

 

Referensi

  1. Lulusan Pendidikan Meningkat, Indonesia Masih Kekurangan Tenaga Pendidik [Buka]
  2. Salary: Education Consultant in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
  3. Kepemimpinan dalam pendidikan, memimpin demi pembelajaran [Buka]
  4. Salary: Administration Staff in Indonesia 2025 [Buka]
  5. Most In-Demand Education Careers for 2025 [Buka]
  6. Salary: Human Resources Manager in Indonesia 2025 [Buka]
  7. Policy Analyst in Jakarta, Indonesia 2025 - Salary [Buka]
Banner Picture

Kategori:

Digital Business

Cakrawala

Share

Penulis

Alifia Kamila

Alifia adalah seorang lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang menaruh minat mendalam di bidang kepenulisan. Sebagai SEO Content Writer Cakrawala University, Alifia menulis berbagai konten berkaitan dengan pendidikan, karier, dan pengembangan diri.

Reviewer Expert

Najla Claryssa, MBA

Najla Claryssa, MBA, merupakan Kepala Program Studi Jurusan Bisnis Digital di Universitas Cakrawala. Sebelumnya, ia merupakan bagian dari Tim Strategi Global di TikTok (ByteDance), dengan tanggung jawab dalam perumusan strategi bisnis di Asia Tenggara. Ia juga memiliki pengalaman di bidang Business Strategy & Business Analysis di Shopee serta Grup GO-TO, serta berperan sebagai advisor manajemen dalam berbagai proyek pengembangan perusahaan teknologi. Najla merupakan lulusan University of New South Wales, Sydney, dengan latar belakang akademik yang mendukung keahliannya di dunia bisnis digital.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.