Mencari pekerjaan setelah lulus SMA bisa menjadi tantangan besar. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kalau tingkat pengangguran terbuka di Indonesia sudah mencapai 7,2 juta penduduk per Februari 2024.
Terus, gimana caranya buat menghadapi situasi ini? Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan memilih jurusan dengan prospek karier menjanjikan bisa jadi langkah tepat untuk masa depan yang cerah.
Nah, jurusan Manajemen Perkantoran bisa menjadi salah satu program studi yang kamu pertimbangkan. Sebagai mahasiswa Manajemen Perkantoran, kamu akan dibekali dengan keterampilan administrasi dan manajerial yang dibutuhkan di berbagai sektor industri.
Selain itu, masih ada hal menarik seputar jurusan Manajemen Perkantoran yang bakal dibahas di artikel ini. Mulai dari mata kuliah, prospek karier, hingga skill yang diperoleh, semuanya telah dirangkum berikut ini!
Apa Itu Jurusan Manajemen Perkantoran?
Jurusan Manajemen Perkantoran adalah program studi yang berfokus pada pengelolaan administrasi dan operasional kantor agar berjalan secara efisien.
Dalam jurusan ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek manajemen. Mulai dari tata kelola dokumen, sistem informasi perkantoran, komunikasi bisnis, hingga pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan kerja.
Selama ini, banyak yang mengira kalau jurusan Manajemen Perkantoran cuma mendalami administrasi dan manajemen arsip. Padahal, kamu juga akan belajar seputar keterampilan interpersonal seperti komunikasi efektif, pelayanan pelanggan, dan kepemimpinan.
Sejumlah keahlian tersebut sangat berguna di berbagai industri, baik di sektor pemerintahan, perusahaan swasta, hingga organisasi internasional.
Kenapa Pilih Jurusan Manajemen Perkantoran?
Memilih jurusan kuliah itu bukan perkara mudah, apalagi kalau mempertimbangkan soal peluang karier setelah lulus.
Kabar baiknya, jurusan Manajemen bisa jadi pilihan yang pas buat kamu yang ingin bekerja lingkungan profesional, tepatnya dalam operasional bisnis.
Selain itu, masih ada beberapa alasan lainnya kenapa jurusan ini patut dipertimbangkan. Yuk, simak tujuh alasannya berikut ini!
- Dibutuhkan di Berbagai Industri – Lulusan jurusan ini bisa bekerja di sektor pemerintahan, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, hingga startup yang membutuhkan sistem administrasi yang solid.
- Bukan Sekadar Administrasi, tapi Manajemen Strategis – Jurusan ini nggak cuma mengajarkan cara mengelola dokumen atau jadwal rapat, tapi juga bagaimana mengoptimalkan operasional kantor agar lebih efisien dan produktif.
- Berkesempatan Berkarier di Posisi Manajerial – Dengan pengalaman dan keterampilan yang berkembang, kamu bisa naik jabatan ke posisi seperti Office Manager, Executive Assistant, atau bahkan Chief Administrative Officer (CAO).
- Gaji yang Kompetitif dan Stabil – Posisi di bidang administrasi dan manajemen perkantoran memiliki gaji yang cukup kompetitif, Menurut data dari Glassdoor, rata-rata gajinya bisa mencapai Rp29 juta per bulan!
- Cocok Buat yang Suka Organisasi dan Keteraturan – Jurusan ini bakal sangat cocok kalau kamu termasuk tipe orang yang suka mengatur sesuatu dengan rapi, menyusun jadwal, dan memastikan segala sesuatu berjalan lancar.
- Peluang Kerja Luas dan Stabil – Di era digital, profesi di bidang manajemen perkantoran akan tetap relevan karena perusahaan tetap membutuhkan tenaga manusia untuk mengelola hubungan bisnis, koordinasi tim, dan komunikasi internal yang efektif.
- Skill yang Bisa Diterapkan di Berbagai Bidang – Selain keterampilan teknis seperti penggunaan software manajemen dan pengelolaan dokumen, kamu juga akan belajar soft skills seperti komunikasi profesional, kepemimpinan, dan manajemen waktu.
Mata Kuliah Jurusan Manajemen Perkantoran
Setiap kampus biasanya punya kurikulum yang berbeda. Namun, secara umum, jurusan Manajemen Perkantoran mengajarkan berbagai ilmu yang berhubungan dengan administrasi, operasional kantor, teknologi perkantoran, hingga strategi manajemen.
Biar lebih jelas, kamu bisa cek beberapa mata kuliah yang biasanya ditemui di jurusan Manajemen Perkantoran dari semester 1 hingga semester 8 berikut ini.
Semester 1
- Pengantar Manajemen
- Administrasi Perkantoran
- Komunikasi Bisnis
- Teknologi Informasi Perkantoran
- Pengantar Akuntansi
- Bahasa Inggris Bisnis
- Etika dan Profesionalisme Kerja
Semester 2
- Manajemen Sumber Daya Manusia
- Korespondensi Bisnis
- Aplikasi Perkantoran Digital
- Manajemen Pelayanan Publik
- Psikologi Industri dan Organisasi
- Statistik Bisnis
- Hukum Perusahaan
Semester 3
- Manajemen Arsip dan Dokumen
- Administrasi Keuangan Perkantoran
- Manajemen Logistik dan Persediaan
- Manajemen Kinerja dan Evaluasi
- Manajemen Risiko dan Keamanan Informasi
- Keuangan dan Perpajakan Perusahaan
Semester 4
- Manajemen Event dan Rapat Bisnis
- Teknologi dan Sistem Informasi Perkantoran
- Perencanaan Bisnis dan Kewirausahaan
- Customer Relationship Management (CRM)
- Komunikasi dan Negosiasi Bisnis
- Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan
Semester 5
- Manajemen Pengarsipan Digital
- Administrasi dan Tata Kelola Perusahaan
- Manajemen Produktivitas Kerja
- Manajemen Konflik dan Resolusi
- Protokoler dan Public Speaking
Semester 6
- Audit Administrasi dan Evaluasi Kinerja
- Desain dan Tata Ruang Perkantoran
- Manajemen Perubahan Organisasi
- Perencanaan Karier dan Pengembangan SDM
- Manajemen Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan
Semester 7
- Metode Penelitian
- Studi Kasus Manajemen Perkantoran
- Etika dan Hukum Bisnis
- Magang/Praktik Kerja Lapangan
- Seminar Proposal
Semester 8
- Skripsi/Proyek Akhir
Baca Juga: 15 Jurusan Kulisah untuk Anak IPS, Kamu Harus Tahu!
Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Manajemen Perkantoran
Sumber: Freepik
Lulusan Jurusan Manajemen Perkantoran memiliki peluang karier yang luas di berbagai industri, terutama dalam bidang administrasi, manajemen bisnis, dan pengelolaan sumber daya perusahaan.
Terlebih, peran administrasi saat ini nggak hanya berkaitan dengan dokumen. Namun, perusahaan juga membutuhkan tenaga administrasi profesional yang mampu mengelola sistem digital, menganalisis data, serta memastikan operasional bisnis berjalan lancar.
Jadi, perlu banget buat menguasai keterampilan manajemen sekaligus administrasi. Lalu, apa saja peluang karier yang bisa dijalani lulusan Manajemen Perkantoran?
Buat menjawab rasa penasaran kamu, berikut beberapa pilihan prospek kerja yang bisa ditekuni lulusan Manajemen Perkantoran, lengkap dengan skill yang dibutuhkan, gaji rata-rata, dan tugas utamanya.
1. Staf Administrasi
Staf Administrasi menjadi profesi pertama yang bisa kamu tekuni setelah lulus dari jurusan Manajemen Perkantoran.
Sebagai Staf Administrasi, kamu bertanggung jawab atas pengelolaan dokumen, penyusunan laporan, serta koordinasi operasional kantor.
Lalu, apa saja sih skill yang diperlukan buat bisa berkarier sebagai Staf Administrasi? Profesi ini membutuhkan keterampilan komunikasi, manajemen waktu, serta penguasaan perangkat lunak administrasi seperti Microsoft Office atau software ERP.
Di Indonesia, rata-rata gaji Staf Administrasi berkisar Rp7.000.000. Nominal ini pastinya bisa meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan keahlian yang dikuasai.
Dalam pekerjaannya, staf administrasi memiliki beberapa tugas utama, yaitu:
- Mengelola dan menyusun dokumen kantor secara sistematis.
- Menjadwalkan dan mengoordinasikan agenda perusahaan.
- Berkomunikasi dengan klien atau tim internal terkait kebutuhan administratif.
- Membantu pengelolaan anggaran dan inventarisasi aset kantor.
- Mengoperasikan software administrasi untuk pencatatan data.
2. Sekretaris Eksekutif
Selama ini, banyak yang masih menganggap kalau tugas Sekretaris Eksekutif cuma ngatur jadwal. Nyatanya, Sekretaris Eksekutif juga menangani komunikasi bisnis hingga memastikan administrasi di level manajemen.
Makanya, multitasking menjadi keterampilan yang paling diperlukan di profesi ini. Selain itu, kamu juga harus bisa menjaga kerahasiaan informasi perusahaan dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Gaji seorang Sekretaris Eksekutif di Indonesia berkisar Rp9.000.000 - Rp19.000.000 per bulan, tergantung skala perusahaan dan tanggung jawab yang diberikan. Semakin banyak tugas yang harus dikerjakan, maka semakin besar pula nominal gaji yang akan kamu terima.
Biasanya, tugas utama seorang Sekretaris Eksekutif mencakup beberapa hal berikut ini:
- Menyusun jadwal dan agenda kerja pimpinan perusahaan.
- Mengelola korespondensi bisnis dan menyusun laporan penting.
- Mengatur perjalanan dinas serta rapat perusahaan.
- Berkoordinasi dengan berbagai departemen untuk kelancaran operasional kantor.
- Menangani data rahasia dan dokumen penting perusahaan.
3. Human Resources (HR) Administrator
Siapa bilang kalau bidang Human Resources (HR) Administrator cuma terbuka buat lulusan Psikologi? Padahal, lulusan Manajemen Perkantoran juga bisa berkarier di sektor ini, tepatnya sebagai HR Administrator.
Sebagai HR Administrator, kamu akan bertugas untuk menangani administrasi kepegawaian, payroll, serta proses rekrutmen.
Skill yang harus dikuasai meliputi pemahaman sistem HRIS, ketelitian dalam pengelolaan data karyawan, serta kemampuan problem-solving. Meski terkesan kompleks, kamu nggak perlu khawatir karena keterampilan tersebut akan diperdalam selama di perkuliahan.
Untuk pemula, gaji HR Administrator berada di kisaran Rp5.000.000. Sementara, posisi senior akan memperoleh gaji Rp7.000.000 atau bahkan lebih.
Nah, beberapa tugas utama HR Administrator antara lain:
- Mengelola data kepegawaian dan kontrak kerja.
- Memproses administrasi gaji dan tunjangan karyawan.
- Menyiapkan dokumen terkait rekrutmen dan onboarding karyawan baru.
- Mengelola kebijakan perusahaan terkait SDM.
- Menangani pertanyaan atau keluhan administratif dari karyawan.
4. Office Manager
Sebagai Office Manager, tugasnya adalah memastikan seluruh aktivitas operasional kantor berjalan lancar dan efisien. Intinya, kamu adalah orang yang bertanggung jawab langsung soal urusan kantor.
Nggak heran kalau profesi ini membutuhkan kemampuan leadership yang mumpuni. Soalnya, kamu akan bekerja dengan berbagai divisi lain.
Selain itu, kamu juga harus paham betul tentang manajemen proyek, serta pemahaman tentang procurement (pengadaan barang).
Nominal gaji yang diperoleh Office Manager menggiurkan, lho! Gajinya berada di rentang Rp8.000.000 hingga Rp29.000.000 per bulan, tergantung skala dan kompleksitas perusahaan.
Dalam pekerjaannya, seorang Office Manager bertanggung jawab untuk:
- Mengawasi operasional kantor sehari-hari.
- Mengelola anggaran kantor dan pengadaan barang operasional.
- Menerapkan kebijakan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas tim.
- Berkoordinasi dengan vendor atau pihak eksternal terkait kebutuhan perusahaan.
- Menyusun laporan kinerja operasional kantor.
5. Customer Service Supervisor
Bagi lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi dan problem-solving yang baik, menjadi Customer Service Supervisor bisa menjadi pilihan karier yang menjanjikan.
Posisi ini bertanggung jawab mengelola tim layanan pelanggan serta memastikan kepuasan pelanggan. Kamu bakal jadi garda terdepan buat menangani pertanyaan, masukan, hingga keluhan dari pembeli.
Umumnya, gaji Customer Service Supervisor di Indonesia mencapai Rp7.000.000 - Rp13.000.000. Nominalnya bisa bervariasi sesuai dengan industri dan pengalaman kerja.
Sementara, berikut ini beberpa tugas utama Customer Service Supervisor:
- Memimpin dan mengawasi tim Customer Service.
- Menganalisis tren umpan balik pelanggan dan memberikan solusi peningkatan layanan.
- Melatih staf Customer Service agar dapat menangani keluhan pelanggan dengan profesional.
- Mengembangkan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
- Mengawasi penggunaan CRM (Customer Relationship Management) untuk memantau interaksi pelanggan.
Pengetahuan dan Skill yang Didapatkan Jurusan Manajemen Perkantoran
Selama kuliah di Jurusan Manajemen Perkantoran, mahasiswa akan dibekali dengan berbagai keterampilan yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja. Keterampilan ini terbagi menjadi hard skill dan soft skill yang sama-sama penting untuk menunjang karier di bidang administrasi dan manajemen kantor.
Hard Skill yang Didapatkan di Jurusan Manajemen Perkantoran
Sebagai mahasiswa, kamu akan mempelajari keterampilan hard skill atau teknis yang berkaitan langsung dengan operasional kantor, sistem manajemen bisnis, hingga penggunaan teknologi dalam dunia administrasi.
- Manajemen Administrasi Perkantoran – Dalam dunia kerja, keterampilan mengelola dokumen, mengatur jadwal, dan menyusun laporan sangat penting.
- Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Perkantoran – Mahasiswa akan belajar menggunakan software perkantoran seperti Google Workspace dan Enterprise Resource Planning (ERP) untuk mengelola data dan meningkatkan efisiensi kerja.
- Keuangan dan Akuntansi Dasar – Administrasi perkantoran juga berhubungan dengan pencatatan keuangan sehingga kamu akan mendapatkan pemahaman tentang pembukuan sederhana, pengelolaan anggaran, serta penyusunan laporan keuangan.
- Hukum Bisnis dan Etika Perkantoran – Setiap perusahaan memiliki aturan dan regulasi yang harus dipatuhi, terutama dalam hal perizinan, ketenagakerjaan, dan kontrak bisnis.
- Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) – Sebagian besar lulusan Manajemen Perkantoran akan berhubungan dengan pengelolaan karyawan, mulai dari administrasi kepegawaian, rekrutmen, hingga pelatihan karyawan.
- Teknologi dan Digitalisasi Perkantoran – Seiring dengan perkembangan teknologi, mahasiswa juga akan mempelajari digitalisasi dokumen, pengelolaan email profesional, serta keamanan data agar bisa mengikuti tren kerja modern.
Soft Skill yang Didapatkan di Jurusan Manajemen Perkantoran
Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga akan dilatih dalam berbagai soft skill yang penting untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja di dunia perkantoran.
- Kemampuan Komunikasi dan Negosiasi – Dalam dunia administrasi, komunikasi yang baik sangat diperlukan untuk berinteraksi dengan atasan, rekan kerja, maupun klien.
- Manajemen Waktu dan Organisasi – Banyak tugas administrasi yang harus diselesaikan dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu, kamu harus menguasai cara menyelesaikan tugas-tugas secara efisien tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.
- Analisis dan Pengambilan Keputusan – Mahasiswa akan belajar cara menganalisis masalah, mengevaluasi solusi, serta mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi perkantoran.
- Kepemimpinan dan Kerja Sama Tim – Kamu juga bakal dilatih bagaimana cara memimpin tim, mengelola konflik, serta membangun kerja sama yang efektif dalam lingkungan kerja.
- Adaptasi dengan Teknologi – Perkembangan teknologi yang cepat menuntut tenaga administrasi untuk terus beradaptasi.
- Etika Profesional dan Kepercayaan Diri – Administrasi perkantoran sering kali berhubungan dengan informasi penting dalam perusahaan. Makanya, kamu harus paham tentang kode etik kerja.
Gelar Lulusan Manajemen Perkantoran
Setelah menyelesaikan studi di jurusan Manajemen Perkantoran, kamu pasti akan menerima gelar akademik sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh.
Gelar ini menjadi identitas profesional yang berguna untuk melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Bagi mahasiswa yang mengambil program Diploma 3 (D3), gelar yang diperoleh adalah Ahli Madya Administrasi Perkantoran (A.Md.A.P.) atau Ahli Madya Manajemen (A.Md.M.), tergantung dari kebijakan masing-masing kampus.
Lulusan D3 biasanya lebih siap kerja karena kurikulumnya berfokus pada praktik administrasi dan keterampilan teknis perkantoran.
Program Diploma 4 (D4) Manajemen Perkantoran memiliki kurikulum yang lebih aplikatif dan setara dengan jenjang Sarjana (S1). Lulusan dari program ini akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan Administrasi Perkantoran (S.Tr.A.P.).
Dibandingkan dengan D3, lulusan D4 lebih dibekali dengan keterampilan manajerial dan strategis, sehingga memiliki peluang lebih luas dalam dunia kerja, termasuk dalam posisi kepemimpinan di bidang administrasi dan manajemen kantor.
Sedangkan, mahasiswa yang menyelesaikan program Sarjana (S1) akan mendapatkan gelar Sarjana Manajemen (S.M.), terutama jika jurusan yang diambil berada di bawah program studi Manajemen dengan fokus administrasi perkantoran.
Lulusan S1 biasanya memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang manajemen kantor, teknologi perkantoran, serta strategi bisnis, yang dapat membuka peluang karier di level yang lebih tinggi.
Apakah Jurusan Manajemen Perkantoran Sulit?
Banyak calon mahasiswa yang bertanya-tanya, apakah Jurusan Manajemen Perkantoran termasuk sulit? Jawabannya tergantung pada kemampuan, minat, dan cara belajar setiap individu.
Secara umum, jurusan ini memang nggak ada hitungan matematika yang kompleks, seperti Teknik atau Akuntansi, tetapi tetap membutuhkan ketelitian, keterampilan organisasi, dan pemahaman mendalam tentang administrasi serta manajemen bisnis.
Salah satu tantangan utama di jurusan ini adalah banyaknya praktik administrasi yang harus dikuasai. Kamu akan belajar tentang pengelolaan dokumen, teknologi perkantoran, komunikasi bisnis, hingga manajemen sumber daya manusia.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kamu juga harus punya kemampuan multitasking. Sebab, seorang profesional administrasi sering menangani banyak tugas sekaligus, mulai dari menyusun laporan hingga mengelola jadwal rapat pimpinan.
Selain aspek teknis, mahasiswa juga dituntut untuk memiliki soft skill yang kuat, terutama dalam komunikasi dan kepemimpinan.
Bagi yang kurang suka berinteraksi dengan orang lain atau merasa kesulitan dalam mengelola banyak tugas sekaligus, jurusan ini mungkin akan terasa lebih menantang.
Meski begitu, kamu bakal lebih terbantu dengan adanya sistem pembelajaran yang terstruktur, magang yang relevan, serta praktik langsung yang sering dilakukan selama kuliah.
Baca Juga: Apakah Jurusan Manajemen Bisnis Sulit? Ternyata Nggak, Kok!
Kuasai Bidang Manajemen Bersama Cakrawala University!
Itu tadi penjelasan tentang jurusan Manajemen Perkantoran. Kamu salah satu yang tertarik dengan program studi ini dan butuh kurikulum yang mendukung minatmu?
Jangan khawatir! Cakrawala University hadir untuk memberi dukungan penuh terhadap minat kamu di bidang manajemen.
Melalui program S1 Bisnis Digital, kamu bisa belajar banyak soal manajemen, keuangan, hingga administrasi dengan kurikulum berbasis industri dan bimbingan dosen praktisi.
Selain itu, ada Program 1 Tahun Fokus untuk memperdalam teori di kelas selama 3 tahun + 1 tahun mengikuti magang atau proyek bersama perusahaan mitra.
Menariknya lagi, Cakrawala University juga punya Program Penyaluran Kerja dengan 840+ mitra yang semakin meningkatkan kesempatan berkarier setelah lulus.
Tunggu apa lagi? Yuk, jadi bagian Cakrawala University dan lakukan konsultasi lebih lanjut di sini.
Referensi
- Data BPS: Ada 7,2 Juta Pengangguran di Indonesia, Mayoritas Lulusan SMK [Buka]
- Salary: Office Manager in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
- Salary: Administration Staff in Indonesia 2025 [Buka]
- Salary: Executive Secretary in Jakarta 2025 [Buka]
- HR Administrator in Jakarta 2025 [Buka]
- Customer Service Supervisor in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]