Sebelum memilih jurusan, biaya kuliah pasti jadi salah satu hal yang dipertimbangkan. Setiap jurusan dan universitas pastinya menetapkan biaya kuliah yang berbeda-beda.
Sama halnya dengan jurusan Digital Marketing yang saat ini menjadi salah satu program studi paling diminati. Di tengah perkembangan dunia digital yang makin pesat, jurusan ini bisa jadi investasi masa depan yang menjanjikan.
Kuliah di jurusan Digital Marketing nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung praktik bikin kampanye digital yang efektif. Mulai dari strategi pemasaran, SEO, social media marketing, sampai data analytics.
Sebelum daftar, rincian biaya yang harus kamu keluarkan. Biar nggak bingung, artikel ini bakal bahas biaya kuliah Digital Marketing secara lengkap. Yuk, baca sampai habis!
Apa Itu Jurusan Digital Marketing?
Jurusan Digital Marketing adalah program studi yang berfokus pada strategi pemasaran berbasis digital.
Mahasiswa di jurusan ini akan belajar banyak tentang bagaimana memanfaatkan berbagai platform online, seperti media sosial, website, hingga mesin pencari untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan.
Selain itu, program ini juga membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam analisis data, periklanan digital, SEO, serta strategi pemasaran berbasis teknologi.
Dengan keterampilan ini, lulusan Digital Marketing memiliki peluang kerja yang luas di berbagai industri, mengingat hampir semua bisnis saat ini bergantung pada pemasaran digital untuk berkembang.
Berapa Lama Kuliah di Jurusan Digital Marketing?
Kuliah di jurusan Digital Marketing umumnya berlangsung selama 4 tahun atau 8 semester untuk program Sarjana (S1).
Setelah lulus, mahasiswa akan mendapatkan gelar S.E. (Sarjana Ekonomi) atau S.M. (Sarjana Manajemen), tergantung pada kebijakan universitas dan kurikulum yang diterapkan.
Program S1 ini lebih banyak membahas teori pemasaran digital, strategi bisnis, serta analisis data yang mendalam.
Kalau ingin lulus lebih cepat, ada juga program vokasi seperti Diploma 3 (D3) yang bisa diselesaikan dalam 3 tahun atau Diploma 4 (D4) yang setara dengan S1, tetapi lebih berfokus pada praktik industri.
Lulusan D3 biasanya mendapatkan gelar A.Md. (Ahli Madya), sedangkan lulusan D4 akan memperoleh gelar S.Tr.M. (Sarjana Terapan Manajemen). Dibandingkan dengan S1, program vokasi ini lebih banyak menawarkan pengalaman praktik dibanding teori.
Beberapa kampus juga menyediakan jalur percepatan bagi mahasiswa yang ingin menyelesaikan kuliah lebih cepat.
Menariknya, jurusan ini bisa memiliki nama yang berbeda di tiap kampus. Beberapa universitas menyebutnya sebagai Bisnis Digital, Pemasaran Digital, atau Digital Business. Meski begitu, fokus tetap pembelajarannya sama.
Berapa Biaya Kuliah di Jurusan Digital Marketing?
Sebelum memilih jurusan Digital Marketing, penting banget buat tahu berapa biaya kuliahnya. Dengan begitu, kamu bisa menyiapkan anggaran dari awal dan mempertimbangkan berbagai opsi pembiayaan.
Biaya kuliah Digital Marketing bisa bervariasi tergantung kebijakan universitas. Selain itu, nominalnya juga berbeda antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Biar lebih jelas, berikut gambaran biaya kuliah Digital Marketing di PTN dan PTS.
Biaya Kuliah Jurusan Digital Marketing di PTN
Kalau kamu kuliah di PTN, biaya kuliahnya menggunakan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal). Besaran UKT ini ditentukan berdasarkan penghasilan orang tua. Jadi, setiap mahasiswa bisa membayar nominal yang berbeda.
UKT di PTN biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp12.000.000 per semester, tergantung golongan yang ditentukan kampus.
Kalau kamu masuk melalui jalur SNBP (undangan) atau SNBT (tes UTBK), kamu hanya perlu membayar UKT tanpa biaya tambahan lainnya.
Akan tetapi, kalau kamu masuk lewat jalur mandiri, ada biaya tambahan seperti Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal. Nominalnya juga bisa bervariasi antara Rp5.000.000 hingga Rp40.000.000.
Selain itu, beberapa PTN juga menerapkan biaya per SKS (Satuan Kredit Semester) untuk program tertentu, biasanya sekitar Rp50.000 - Rp200.000 per SKS.
Kabar baiknya, banyak PTN menawarkan beasiswa baik dari pemerintah maupun kampus itu sendiri. Jika kamu memenuhi syarat, kamu bisa menghemat biaya kuliah atau bahkan mendapat beasiswa penuh hingga lulus!
Biaya Kuliah Jurusan Digital Marketing di PTS
Biaya kuliah Digital Marketing di PTS cenderung lebih beragam karena tiap universitas memiliki kebijakan masing-masing. Selain UKT, biaya yang harus dibayarkan biasanya mencakup uang gedung (uang pangkal) dan biaya SKS.
Untuk uang gedung, biayanya bisa berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp50.000.000, tergantung dari akreditasi dan fasilitas yang disediakan kampus.
Sementara itu, UKT per semester di PTS biasanya berada di rentang Rp5.000.000 hingga Rp17.000.000, mirip dengan biaya di PTN jalur mandiri.
Sebagian besar PTS juga menerapkan biaya SKS yang umumnya berkisar Rp100.000 - Rp500.000 per SKS. Selain itu, ada juga biaya tambahan seperti praktikum dan administrasi, yang bisa mencapai Rp500.000 hingga Rp5.000.000 per semester.
Sama seperti PTN, banyak PTS juga menawarkan program beasiswa dari kampus maupun lembaga swasta. Jadi, kalau kamu ingin kuliah di jurusan Digital Marketing tapi khawatir soal biaya, ada banyak peluang beasiswa yang bisa kamu manfaatkan!
Baca Juga: 10 Tugas Digital Marketing, Ternyata Nggak Cuma Bikin Konten!
Mata Kuliah Jurusan Digital Marketing
Sumber: Freepik
Selama menempuh pendidikan, kamu mendalami berbagai mata kuliah yang mendukung perjalananmu sebagai Digital Marketer.
Begitu juga di program S1 Bisnis Digital Cakrawala University. Ada beragam mata kuliah yang nantinya kamu pelajari untuk menunjang skill kamu di bidang digital marketing.
Nah, berikut adalah daftar mata kuliahnya dari semester satu sampai delapan!
Semester 1
- Pengantar Manajemen dan Bisnis Digital (3 SKS)
- Pengantar Ekonomi (3 SKS)
- Matematika Bisnis & Ekonomi (3 SKS)
- Pengantar Akuntansi (3 SKS)
- Financial Market and Fin-Tech (3 SKS)
- Pengantar IT & Sistem Informasi Untuk Bisnis (3 SKS)
- Bahasa Inggris (2 SKS)
- Pendidikan Agama (2 SKS)
- Pendidikan Karakter : Pancasila (2 SKS)
Semester 2
- Bahasa Indonesia (2 SKS)
- Design Thinking (3 SKS)
- Akuntansi Biaya dan Manajerial (3 SKS)
- Pemodelan Proses Bisnis (3 SKS)
- Digital Marketing & Analytics I (3 SKS)
- Statistika Bisnis (3 SKS)
- Business Intelligence & Data I (3 SKS)
- Kewarganegaraan (3 SKS)
Semester 3
- Perilaku Konsumen (3 SKS)
- Pengambilan Keputusan & Problem Solving (3 SKS)
- Marketing Management (3 SKS)
- Dasar Pengembangan Web & Database (Desktop & Mobile) (3 SKS)
- Intro to Start Up & Scale Up (3 SKS)
- Hukum dan Etika Bisnis (2 SKS)
- Dasar Desain Antarmuka Pengguna & User Experience (UI/UX) (3 SKS)
Semester 4
- Manajemen Inovasi dan Pengembangan Produk (3 SKS)
- Manajemen Resiko (3 SKS)
- Artificial Intelligence (3 SKS)
- Manajemen Modal Insani (Human Capital) (3 SKS)
- Digital Marketing & Analytics II (3 SKS)
- Business Intelligence & Data II (3 SKS)
Semester 5
- Kewirausahaan (3 SKS)
- Metode Penelitian dan Penulisan Ilmiah (3 SKS)
- Manajemen Operasi & Service Excellence (3 SKS)
- Studi Kelayakan Bisnis (2 SKS)
- Pemintan Business Analyst (3 SKS)
- Pemintan FinTech (3 SKS)
- Peminatan Digital Marketing (3 SKS)
Semester 6
- E-Commerce (3 SKS)
- Elective (Topik Khusus Perbankan / Topik Khusus Pasar Modal) (3 SKS)
- Manajemen Rantai Pasok dan Logistik (3 SKS)
- Manajemen Strategik (3 SKS)
- Pemintan Business Analyst (3 SKS)
- Pemintan FinTech (3 SKS)
- Peminatan Digital Marketing (3 SKS)
Semester 7
- Magang (20 SKS)
Semester 8
- Tugas Akhir dan Proyek Kolaboratif (6 SKS)
Kenapa Harus Pilih Jurusan Digital Marketing?
Digital Marketing bisa jadi pilihan jurusan yang menarik buat dipertimbangkan. Bukan cuma karena mata kuliahnya yang seru, tapi juga karena prospek kariernya luas dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Menurut hasil riset, ada 21.120 lowongan kerja di industri digital marketing hanya pada Juli 2023.
Bahkan, Indonesia juga diprediksi akan membutuhkan sembilan juta tenaga profesional di bidang digital pada 2030. Salah satunya adalah ahli dalam digital marketing.
Nah, jurusan ini nggak hanya cocok buat yang tertarik di dunia pemasaran, lho! Namun, terbuka juga buat kamu yang suka analisis data, strategi bisnis, atau bahkan yang kreatif di bidang desain dan konten digital.
Kalau masih ragu, berikut beberapa alasan kenapa Digital Marketing bisa jadi jurusan yang tepat buat masa depanmu.
- Peluang Karier Luas – Hampir semua industri butuh digital marketing, mulai dari startup, e-commerce, hingga perusahaan besar. Lulusannya bisa berkarier sebagai Digital Marketer, SEO Specialist, Social Media Strategist, dan lainnya.
- Gaji Kompetitif – Untuk posisi entry-level, gaji Digital Marketer bisa berkisar Rp4.000.000 - Rp6.500.000 juta per bulan dan terus meningkat seiring pengalaman dan keahlian.
- Industri yang Selalu Berkembang – Digital marketing terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren internet karena bisnis selalu membutuhkan strategi pemasaran baru. Jadi, keahlian di bidang ini akan selalu relevan.
- Skill yang Banyak Dicari – Keterampilan yang dipelajari di jurusan ini sangat dibutuhkan di dunia kerja, mulai dari SEO, data analytics, sampai strategi iklan digital. Semakin banyak skill yang dikuasai, makin besar juga peluang kariernya.
- Kesempatan Kerja Global – Digital marketing nggak terbatas oleh lokasi. Kalau punya keahlian yang mumpuni, kamu bisa bekerja di perusahaan internasional atau jadi freelancer dengan klien dari berbagai negara.
- Fleksibilitas Kerja – Banyak profesi di bidang ini yang bisa dikerjakan secara remote tanpa harus ngantor, cocok buat yang pengen sistem kerja yang lebih fleksibel.
- Peluang Jadi Entrepreneur atau Freelancer – Selain kerja di perusahaan, lulusan Digital Marketing juga bisa membangun bisnis sendiri, konsultan pemasaran digital, atau freelance di berbagai platform global.
Baca Juga: 7 Jenis Digital Marketing, Dijamin Efektif untuk Bisnismu!
Mau Belajar Digital Marketing? Cakrawala University Aja!
Itulah penjelasan seputar biaya kuliah jurusan Digital Marketing. Maka dari itu, kamu harus pastikan kalau biaya kuliah yang dibutuhkan sudah sesuai dengan anggaranmu.
Di Cakrawala University, kamu bisa memperoleh biaya kuliah terjangkau, tanpa harus mengorbankan kualitas pembelajaran. Apalagi, ada pilihan beasiswa dan cicilan yang bisa kamu pilih.
Di sini, kamu bakal diajak mempelajari setiap mata kuliah berdasarkan kurikulum berbasis industri serta kesempatan untuk belajar langsung dengan dosen praktisi berpengalaman.
Cakrawala University juga menghadirkan Program 1 Tahun Fokus yang membuka kesempatan untuk belajar di kelas selama 3 tahun + 1 tahun berpartisipasi dalam magang atau proyek yang berkaitan dengan rencana kariermu.
Eits, belum berhenti sampai itu. Masih ada Program Penyaluran Kerja yang terhubung dengan 840+ mitra untuk mengembangkan peluang karier kamu setelah lulus.
Tunggu apa lagi? Yuk, daftar Cakrawala University sekarang juga atau lakukan konsultasi di sini.
Referensi